Tim AKSARA melakukan analisis data terlebih dahulu melalui survei terhadap sumber daya alam yang ada. Selain itu, tim Lampak Mengabdi sendiri melakukan Social Mapping sebelum melakukan kegiatan tersebut untuk menganalisis kegiatan sosial masyarakat termasuk dalam cara pengelolaan sumber daya alam mereka di desa tersebut. Cara ini juga dilakukan dengan wawancara kepada pihak yang mengerti desa tersebut seperti karang taruna dan pemerintah setempat untuk mendapatkan data yang lebih valid.
- Normative-Reducative
Pendekatan terlebih dahulu kepada masyarakat. Volunter diberikan tempat tinggal bersama warga, untuk mengetahui kegiatan apa yang mereka lakukan sehari-hari. Terutama mengamati tingkat respon mereka terhadap sumber daya yang ada dan memberikan penyuluhan terhadap cara pengelolaan sumber daya tersebut.
Jadi,dapat disimpulkan bahwa Program LMB yang dilakukan oleh AKSARA sesuai dengan strategi pengembangan masyarakat yaitu Rational-empirical dan normative-reducative.
Dimensi dan Level Pemberdayaan
Lampak Mengabdi memenuhi Dimensi psikologis level personal karena dalam program AKSARA ini bisa mengembangkan pengetahuan masyarakat untuk memiliki akses dan memaksimalkan sumber daya yang ada. Dari program yang dilakukan bisa menambah kualitas diri karena mendapatkan skill, kreativitas dan kompetensi diri dan program ini juga memenuhi level masyarakat karena dalam program AKSARA ini dilakukan dengan rasa semangat gotong royong, dan kebersamaan.
Dalam program pendidikan yang dilaksanakan oleh AKSARA, ditinjau dari Dimensi struktural tim Lampak Mengabdi memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya pendidikan dan masa depan. Kegiatan ini melibatkan masyarakat terutama anak-anak yang masih menempuh pendidikan di bangku sekolah. Kegiatan lain seperti dalam bidang lingkungan dan ekowisata juga turut menyertakan partisipasi peserta di desa yang dituju. Lampak Mengabdi memenuhi dimensi struktural karena kegiatan ini melibatkan partisipasi masyarakat dimana mereka bekerja sama untuk mewujudkan kegiatan yang mengembangkan pengetahuan serta kemampuan inovasi masyarakat. Sehingga mereka bisa menganalisa sendiri kondisi yang terjadi pada lingkungannya.
Proses Pemberdayaan
Menurut saya Program Lampak Mengabdi, sudah menjalankan seluruh poin proses pemberdayaan. Proses pemberdayaan Lampak Mengabdi meliputi: pemahaman karakteristik dan pengumpulan pengetahuan mengenai masyarakat lokal, memperoleh dukungan pimpinan setempat melalui pendekatan persuasif, mendiskusikan serta mengidentifikasi masalah prioritas, membangun rasa percaya diri, dan kemampuan masyarakat serta menyadarkan masyarakat akan kekuatan yang mereka miliki sehingga memiliki output kegiatan yang berkesinambungan dan mandiri. Contohnya, pada salah satu program Lampak Mengabdi terdapat program pemberdayaan UMKM dimana program tersebut melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program tersebut.
Partisipasi Komunitas dan Stakeholder
Komunitas AKSARA termasuk ke dalam strakeholder participation karena terdapat pihak-pihak yang terkait dalam komunitas ini yaitu :
- Pemerintah Desa. Dalam hal perizinan dan dukungan terkait fasilitas yang akan digunakan untuk pengembangan masyarakat (dana desa)
- Karang Taruna. Dalam hal Kerjasama untuk mendapatkan partisipasi anak muda.
- Tokoh Masyarakat. Dalam penyampaian aspirasi yang di sampaikan oleh masyarakat. Biasanya tokoh masyarakat tersebut lwbih di percaya dan bisa diajak Kerjasama dalam hal mempengaruhi masyarakat dalam melaksankan programnya.