Jakarta, 22 Agustus 2022 – Kuliah Kerja Nyata atau yang disingkat dengan KKN merupakan sebuah kegiatan intrakulikuler yang mengimplementasikan bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan KKN sendiri juga sebuah media untuk mengimplementasikan langsung ilmu pengetahuan secara nyata melalui kegiatan bersosial kepada masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya manusia sebagai penerapan setiap harinya.
Dalam hal ini Universitas Budi Luhur melalui Kelompok KKN 36 yang beranggotaan 9 orang melakukan kerjasama kemitraan dengan Yayasan Sayap Ibu untuk memberikan pelayanan dalam bentuk yang berbeda kepada anak-anak penyandang disabilitas di daerah kawasan Tangerang Selatan melalui Unit Pelayanan Disabilitas Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan ini diwarnai dengan beragam kegiatan pengembangan minat dan bakat serta kreativitas dan pengembangan ilmu pengetahuan baru yang ditujukan kepada orang tua dan anak-anak penyandang disabilitas di dalam naungan Unit Pelayanan Disabilitas Kota Tangerang Selatan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diawali dengan diselenggarakannya Penyuluhan dan Seminar kepada orang tua/wali dari anak-anak penyandang disabilitas mengenai hak-hak disabilitas dan pencegahannya dalam menghindari tindakan eksploitasi anak.
Penyuluhan dan Seminar ini dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus 2022 lalu dengan judul “Pencegahan Eksploitasi Anak Disabilitas Berdasarkan Hak-Hak yang Terkandung Di Dalam Undang-Undang”. Dalam kegiatan ini Kelompok KKN 36 turut mengundang salah satu dosen Universitas Budi Luhur sekaligus sebagai dosen Pembimbing Lapangan, Ibu Yani Osmawati.
Mahasiswa Kelompok KKN 36 juga turut memberikan pengarahan dalam pengajaran di kelas pada anak-anak penyandang disabilitas melalui pelatihan membaca dan menulis.
Kegiatan belajar dan mengajar dikelas ini dilakukan selama dua jam bersama dua pembimbing anak dan dua mahasiswa Universitas Budi Luhur. Materi ajar dan arah pembelajaran setiap harinya ditujukan kepada anak-anak disabilitas yang memiliki kondisi dan daya pikir yang berbeda.
Hal ini dilakukan karena terdapat perubahan pada bagaimana tingkat daya tangkap anak yang berada di kelas dan mampu mengikuti pelajaran dengan baik.