Mohon tunggu...
Radex Nugraho
Radex Nugraho Mohon Tunggu... Administrasi - Penulis, Peternak Lebah, Pelajar Mandarin, Pecinta Anjing, Akupunturis, Pekebun, Warga Kota Salatiga dan pemilik lapak Tokopedia dengan ID "Amanah Raja"

Penulis, Peternak Lebah, Pelajar Mandarin, Pecinta Anjing, Akupunturis, Pekebun, Warga Kota Salatiga dan pemilik lapak Tokopedia dengan ID "Amanah Raja"

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Seni Menikah Sebelum Mendirikan Usaha

1 Februari 2015   16:21 Diperbarui: 17 Juni 2015   12:00 294
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Orang jaman dahulu mendefinisikan cara awal agar sukses dalam berusaha adalah menikah terlebih dahulu baru kemudian memulai usaha/ bekerja, namun orang orang jaman sekarang, lebih memilih untuk menunda nunda pernikahan dan berusaha/ bekerja terlebih dahulu. Apa yang sebenarnya terjadi pada waktu seseorang sebelum menikah, sesudah menikah dan hubungannya dengan kesuksesan, penulis akan mencoba mengungkap pandangan penulis disini, semoga bermanfaat.

Lelaki

Berbicara tentang lelaki, tentunya dengan sifat fisiologis yang sudah dikenal dan tidak perlu untuk terlalu didiskripsikan lengkap. Yang menarik disini adalah adanya hormon testoteron pada kaum adam ini. Hormon ini salah satunya mendorong kaum lelaki untuk berpikir tentang persetubuhan dan hubungan badan, semakin banyak hormon ini, maka semakin banyak pula rangsangan untuk melakukan seks terlintas dipikirannya. Hormon ini menentukan kadar kesuksesan dan kegagalan dari seseorang lelaki, tergantung dari bagaimana cara dia menyalurkannya. Banyaknya hormon ini berhubungan dengan kekerasan, kekuatan, dan kejantanan, serta maskulinitas.

Wanita

Berbicara tentang wanita, tentunya dengan sifat fisiologis yang berbeda dari kaum adam, sudah dikenal dan tidak perlu didiskripsikan lengkap. Yang menarik disini adalah berbeda dengan kaum adam, yang dipikirkan kaum hawa ini adalah cinta, dan bukan seks. Perasaan dicintai dan disayangi adalah yang utama bagi kaum hawa. Cinta dari kaum hawa ini menentukan apakah sang pasangan menjadi luar biasa atau hancur. Tergantung dari cara dia mengungkapkannya. Apakah wanita menginginkan seks? Tentu mereka menginginkannya, tetapi tidak sembarangan seks, mereka menginginkan seks yang dikarenakan cinta dan perasaan sayang dari lelaki, dan bukan hanya karena sekedar dorongan hasrat semata.

Kesuksesan (Genius ditempat kerja)

Energi seks adalah energi yang luar biasa banyak dan besar, dan untuk mencapai kesuksesan, seseorang harus mampu mengubah energi tersebut menjadi karya cipta. Kegagalan yang membuat kaum adam menjadi genius ditempat kerja adalah karena mereka kekurangan hormon testoteron atau mereka gagal mengubah energi seks mereka. Jika energi seks tidak dibendung, serta dialirkan menjadi karya cipta, maka yang terjadi adalah pemadat ditempat kerja, dan bukan genius ditempat kerja. Seseorang lelaki dengan hasrat seks yang tinggi, memiliki potensi menjadi jenius ditempat kerja (karena pengendalian diri) atau kriminal ditempat kerja (karena kecanduan).

Menikah Sebelum Berusaha, Sebuah Seni Yang Hilang

Banyak lelaki gagal mengubah hasrat seks mereka menjadi karya cipta, yang mereka lakukan adalah berusaha menekannya atau menghilangkan nya dengan cara biologis. Beberapa melakukan dengan onani, beberapa melakukan seks bebas. Yang terjadi adalah hilangnya bahan bakar kegeniusan mereka. Seks adalah sesuatu yang luar biasa kuat, dan membutuhkan cinta untuk mengarahkannya. Bagi beberapa orang, pornografi adalah kesukaan, seks adalah kesukaan, dan tidak boleh ada orang yang mengganggu privasi mereka. Mereka tidak tahu, bahwa pornografi sebenarnya berusaha untuk mengalihkan perhatian mereka agar tidak mengubah hasrat seks mereka menjadi karya cipta. Pornografi menghilangkan bakat jenius orang didalam tempat kerja. Alih alih berkompetensi menciptakan karya cipta yang terbaik, maka mereka hanya akan berkompetisi tentang seks semata.

Bagi beberapa orang seks sendiri adalah hal yang tabu, membicarakannya adalah dilarang, dan hidup membiara adalah hal yang mulia. Namun mereka tidak pernah tahu, bahwa saat seseorang lelaki diubah menjadi kasim, maka kemungkinan dia menjadi jenius ditempat kerja menjadi sangat kecil. Hilangnya kadar terstoteron didalam diri seseorang menjadikan dia tidak mampu berkompetisi.

Seni Menikah Sebelum Mendirikan Usaha

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun