Bahasa olahraga, khususnya sepakbola memiliki istilah-istilah khusus yang hanya digunakan dalam pertandingan sepakbola. Salah satu pertandingan sepakbola yang ramai dibicarakan dan banyak dibahas adalah UEFA Champions League. Karena terlalu panjang, orang lebih suka menyebutnya secara lebih ringkas, yaitu Champions League yang diindonesiakan menjadi Liga Champion.
Agak aneh terjemahan ini. League diterjemahkan Liga, tetapi Champions tidak diterjemahkan. Kian aneh lagi, huruf s sebagai penanda plural tidak digunakan. Apa tidak bisa diindonesiakan menjadi Liga Juara (Liga Para Juara)?
Dalam tulisan ini, penulis tidak akan menyorot Liga Champion  2020, melainkan Liga Champions 2018. Â
Liga Champions 2018
Penulis membaca beberapa berita tentang Liga Champions 2018. Dari sejumlah berita itu penulis menemukan sejumlah kekeliruan. Salah satu berita di antaranya diberi judul "Gerard Sebut Salah (Mohamed Salah) Â Lebih Baik dari Messi dan Ronaldo".
Frasa 'lebih baik dari (daripada)' merupakan perbandingan antara satu orang dengan orang lain. Sedangkan perbandingan untuk jumlah yang lebih dari dua orang digunakan  frasa paling baik (terbaik) dari (daripada) .......  dan ......
Masih dalam berita yang sama terdapat penggunaan kata 'kontra' yang keliru dalam kalimat berikut, "Apalagi saat membawa kemenangan fantastis bagi The Reds 5-2 di semifinal kontra AS Roma.".
Disebut keliru karena menurut KBBI Pusat Bahasa edisi keempat, kontra berarti (1) dalam keadaa tidak setuju, dalam keadaan menentang; (2) menentang (pendapat dsb.). Ada juga penjelasan 'kontra-' lainnya. Namun, kontra- itu merupakan bentuk terikat. Jadi, dia tidak berdiri sendiri.Â
Artinya adalah berlawanan, bertentangan, kebalikan dari, lawan dari. Idealnya yang digunakan adalah kata lawan atau versus yang sudah diserap ke dalam bahasa Indonesia.
Terjemahan Harfiah