Mohon tunggu...
Queenne Indah Ngangi
Queenne Indah Ngangi Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa Ilmu Komunikasi

Universitas Ahmad Dahlan

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Alah Bisa karena Biasa

16 April 2021   13:49 Diperbarui: 16 April 2021   15:06 142
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Masa muda merupakan waktu dimana kita disuguhkan oleh berbagai macam aktivitas yang mungkin akan menjadi hobi atau kebiasaan kita, begitu juga dengan olahraga. Tidak terkecuali dengan dadminton atau biasa yang kita kenal sebagai bulu tangkis merupakan salah satu olahraga yang banyak diminati baik dikalangan anak muda sampai orangtua. Istiqawaty Makaminan merupakan salah satu atlet badminton yang aktif sejak ia berusia 6 tahun yaitu pada tahun 2006 hingga sekarang ia sudah berumur 21 tahun.

Kita bisa menjadi lebih baik akan satu hal hari demi hari karena kita terbiasa dalam hal tersebut. Begitu juga yang dikatakan oleh Tika. 

Menurutnya, berawal dari keluarganya yang memang sudah mahir dan hobi dalam olahraga badminton, setiap hari atau setiap ada waktu luang ia selalu mengikuti dan memperhatikan keluarga dia yang notabenenya menyukai olahraga tersebut dan menjadikannya salah satu aktivitas dikala senggang, hal tersebut yang  membuat Tika menjadi terinspirasi dan termotivasi untuk mendalami ilmu olahraga badminton karena terbiasa dilihatkan dan diperkenalkan dengan olahraga badmiton.

Tika beberapa kali mengikuti tournament dan lomba, diantaranya yaitu mengikuti turnamen Milo pada tahun 2006 sampai dengan tahun 2010, mengikuti beberapa pelaksanaan lomba di kota Sanger dan kota Manado, ia juga menjadi salah satu pemain badminton dalam Aksioma Nasional Tahun 2017. Tika juga sempat mendapat penghargaan salah satunya juara 1 Aksioma tingkat provinsi tahun 2017 yang dilaksanakan di kota Sanger, Sulawesi Utara.

Disaat tika masih berstatus sebagai siswa di bangku SMA, ia sering diminta untuk menjadi pelatih sementara agar teman - temannya mendapatkan apa saja yang ia kuasai di dalam olahraga badminton. Tak sampai disitu, Ketika ia juga telah melanjutkan studinya di salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Yogyakarta, ia juga kerap diminta untuk menghadiri setiap latihan karena dianggap sebagai salah satu mahasiswa yang mempunyai keahlian dalam olahraga badminton.

Kesan Tika Ketika dia telah lama terjun dalam dunia olahraga badminton,

"saya bisa mengenal lebih banyak dan mendapatkan teman yang sama - sama menyukai olahraga badminton, dan saya lebih bisa menghargai dan merasakan bagaimana arti perjuangan untuk memenangi sebuah perlombaan Ketika sedang menjadi pemain tunggal ataupun ganda", katanya. 

Ia juga menjadi salah satu yang banyak dikenal dikalangan pemain bulutangkis yang ada ditempatnya karena keahliannya itu.

Tika megatakan bahwa tidak semua keluarganya menyukai badminton,  

" bisa saja saya tidak mau terlibat dalam dunia olahraga badminton apabila saya tidak mau, tetapi semua berawal dari niat dan keinginan untuk memulai sesuatu ". itulah yang dipegang Tika saat ini Ketika ditanya hal apa yang membuat ia bisa sejauh ini.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun