Pernahkah rasa cinta begitu menguasai hati, bagaikan badai yang menerjang tanpa aba-aba? Pernahkah kau merasa dirimu tak berdaya di hadapannya, tersesat dalam lautan emosi yang membingungkan?
Jatuh cinta adalah fitrah manusia. Allah SWT menciptakan rasa cinta sebagai perantara untuk menjalin hubungan dan membangun keluarga. Namun, bagi muslim dan muslimah, cinta memiliki batasan dan tuntunan syariat yang perlu dipahami dan diamalkan.
Cinta yang diridhoi Allah
Islam mengajarkan kita untuk mencintai dengan cara yang diridhoi Allah SWT. Cinta yang berlandaskan iman dan ketaatan, bukan semata nafsu dan hawa nafsu.
 1. Cinta yang terarah pada yang halalÂ
Cinta yang diridhoi Allah adalah cinta yang terarah pada yang halal dan terhindar dari zina. Islam melarang menjalin hubungan cinta dengan lawan jenis yang bukan mahram, apalagi sampai melakukan perbuatan terlarang.  Sebagimana di perintahkan Allah di dalam QS Al-Isra ayat  32 yang berbunyiÂ
Â
Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.Â
2. Cinta yang memperkuat imanÂ
Cinta yang diridhoi Allah adalah cinta yang memperkuat iman dan ketaatan kepada Allah SWT, sebagaimana dalam hadits Rasulullah SAW: "Barangsiapa mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah, dan menahan karena Allah, maka sesungguhnya dia telah menyempurnakan imannya." (HR. Abu Dawud) Cinta yang mendorong pasangan untuk saling mengingatkan dalam kebaikan, saling menguatkan dalam ibadah, dan saling mendukung dalam mencapai ridha Allah.
3. Â Cinta yang menuntun ke pernikahanÂ