Selembar daun jati kering masih mencoba bertahan di ujung ranting
Entah kemudian luruh menempel di udara
Dan melayang jatuh rebah pada tanah yang kering
Tiada yang dapat menghalanginya
Sepasang burung pada dahan pohon yang rimbun
Tiba-tiba terbang tak tentu arah di angkasa
Meninggalkan istana yang telah susah payah dibuatnya
Tempat ia mengeram telur-telur puisi
Begitupun hewan-hewan melata merambat pergiÂ
Saling berebutan menuruni lereng-lereng kehidupannya
Tak tahu harus kemana arah yang di tuju
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!