Menjelang Lebaran, masyarakat Indonesia biasanya akan berbondong bondong melakukan tradisi "Mulih Dilik"(Mudik). Ini adalah tradisi tahunan yang dilakukan saat menjelang hari-hari besar keagamaan, seperti Idul Fitri. Mulih Dilik adalah sebutan untuk kegiatan pulang menuju kampung halaman yang biasanya dilakukan oleh orang yang merantau.
Salah satu transportasi yang bisa digunakan untuk mudik adalah kendaraan pribadi, seperti motor, mobil, dan lain sebagainya. Perlu diingat, bahwa mengemudi dalam perjalanan yang jauh memerlukan persiapan dan perencanaan yang matang. Jadi kenali hal yang perlu diperhatikan saat ingin mudik lebaran yang dapat anda terapkan.
Cek Kondisi Kendaraan yang akan digunakan
Sebelum akan melakukan perjalan jauh, anda harus memastikan kendaraan yang akan digunakan dalam kondisi yang baik. Periksa semua komponen penting pada kendaraan seperti ban, rem, mesin, lampu, suspensi, radiator, dan komponen-komponen penting dalam mobil lainnya.
Lakukan servis atau perbaikan terlebih dahulu jika diperlukan sebelum berangkat, agar kendaraan siap untuk menghadapi perjalanan yang jauh. Bawalah juga peralatan peralatan cadangan kendaraan seperti ban serep, kunci roda, obeng, tang, dongkrak, dan alat alat lainnya, termasuk juga peralatan darurat.
Menghemat Bahan Bakar
Supaya perjalanan mudik lebaran anda lebih hemat dan lebih optimal, selalu perhatikan penggunaan bahan bakar. BBM atau bahan bakar merupakan salah satu faktor biaya terbesar dalam perjalan yang jauh. Ada beberapa cara untuk menghemat penggunaan bahan bakar yang bisa anda lakukan :
-Menghindari kecepatan tinggi, karena dengan kecepatan tinggi akan akan memerlukan lebih banyak bahan bakar.
-mematikan mesin kendaraan pada saat berhenti lebih dari 1 menit, karena dengan mematikan mesin kendaraan tidak akan memakan bahan bakar dan menjadikannya tidak boros bahan bakar.
-Menghindari bermalam atau menginap di hotel atau penginapan yang jauh dari jalan raya atau jalan utama, karena dapat memakan waktu dan membuat boros bahan bakar.