Mohon tunggu...
Prakasita Ningtyas
Prakasita Ningtyas Mohon Tunggu... pelajar/mahasiswa -

sebut saja saya itu seorang manusia.. :)

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Mengerti?

30 Desember 2011   13:35 Diperbarui: 25 Juni 2015   21:33 115
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pemerintahan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Mengerti,
Mengerti orang itu susahnya setengah mampus.
Misal, pacaran.
Cewe: "sayang, kamu ga pernah ngertiin aku" (nangis kejer-kejer sambil garuk aspal)
Cowo: "maksudnya?"
Cewe: "iya, kamu itu ya.." (Usap ingus) "kalau aku pergi sama temen cowo ku kamu ga pernah nglarang, aku ga bales sms mu kamu ga marah. Kamu sayang ga sih? Ngertiin aku dong!" (Nangis guling-gulingan) Buat para lelaki yang merasa punya pacar seperti di atas, susah tidak?
Ya, wanita adalah makluk di dunia yang paling susah dimengerti. Karena 'women logic' benar-benar berbanding terbalik dengan 'men logic'. Tapi tidak sedikit pula wanita sulit untuk mengerti wanita lain.
Mengerti, hal yang palingg susah dilakukan. Karena pandangan tentang mengerti itu berbeda. Pandangan cowo dan cewe berbeda. Pandangan setiap orang pun berbeda. Bahkan pandangan saya dengan kucing peliharaan saya pun berbeda.
Misunderstanding, atau salah paham atau salah pengertian adalah salah satu penyebab konflik yang sulit untuk diselesaikan. Dasarnya? Salah dalam urusan mengerti.
Nah, apakah Anda sering merasa mengerti tapi selalu merasa tidak dimengerti? Segera ketik SABAR dan kirim ke seluruh syaraf yang ada di tubuh Anda.
Yaa, hal salah pengertian itu biasanya, tapi memang karena presepsi seseorang akan mengerti berbeda dengan presepsi kita.
Dan yang menjadi pertanyaannya: bagaimana membuat presepsi kita menjadi sama?

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun