Bogor – Kongres XII Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB akhirnya menetapkan Luthfi Nur’Azkiya sebagai Ketua Umum Forum Wacana Periode 2014-2105. Kongres tahunan ini dilaksanakan di Gedung CCR IPB Dramaga, Sabtu (13/12). Acara Kongres XII Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB ini dibuka langsung oleh Sekretaris Program Magister Prof.Dr.Ir. Nahrowi, M.Sc. “Kita harapkan Forum Wacana terus punya kontribusi, kepengurusan sebelumnya sudah sangat baik dan banyak membantu Program Pascasarjana dan itu sangat membantu kami, kita harapkan kedepannya bisa jauh lebih baik lagi” Ujar Sekretaris Program Magister Prof Nahrowi. Dalam sambutannya juga beliau mengharapkan seluruh kegiatan kongres belangsung lancar dan menjunjung tinggi nilai nilai intelektualitas sebagai mahasiswa pascasarjana. Kongres yang berlangsung hingga larut malam ini juga diwarnai sedikit kericuhan oleh beberapa oknum peserta. Kericuhan bermula ketika salah satu peserta yang juga calon ketua menggunakan pin belambang salah satu pasangan calon presiden RI. Tidak terima hal itu, beberapa peserta yang diketahui dari Fakultas dan organisasi yang sama mencoba menekan pimpinan sidang untuk mengeluarkan peserta tersebut. Mereka menggangap bahwa kongres ini sudah tercoreng dengan logo-logo yang berbau politik seperti itu. Kericuhan ini berlangsung siang hari ketika kongres masih pada tahap laporan kerja kepengurusan tahun 2013-2014. Oknum peserta tersebut menghamburkan arsip yang ada di atas meja pimpinan sidang dan melempar palu sidang dan beberapa terlihat hampir adu jotos dengan peserta lain. Beberapa peserta yang terpancing emosi juga terlihat ingin memukul peserta yang berbuat ricuh tersebut. Berdasarkan pantauan beberapa peserta kongres, mereka yang membuat kericuhan sejak awal melakukan banyak protes dengan memperlihatkan etika yang kurang baik dan akhirnya terlihat gaya mereka berniat untuk merusak suasana kongres. “Sejak awal kita sudah berpikir akan ada indikasi keributan, kalau pihak-pihak itu ada di ruangan pasti akan ada keributan, tahun lalu juga seperti itu, mungkin mereka hobi membuat kegaduhan seperti itu” kata salah satu peserta yang tidak ingin disebut namanya. Hal sama diungkapkan peserta lain, bahwa kehadiran mereka malah memperlihatkan kualitas intelektual sebagai mahasiswa pasca. Mereka bisa terlihat kritis dihadapan forum tapi dengan etika yang sangat dangkal. Kongres yang berakhir hingga pukul 12.10 itu memilih 3 calon dari 7 calon yang terdaftar. Dua orang calon dinyatakan tidak lulus seleksi dan 2 orang lagi tidak menghadiri sidang. Tiga calon tersebut adalah Muh. Syukur (S3), Luthfi Nur’Azkiya (S2) dan Mujiburrahman (S2). Kongres Forum Pasca Sarjana Ricuh
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI