Magelang, Jumat, 19 April 2024 - SMA Tarakanita Magelang menyelenggarakan sebuah acara yang penuh makna sebagai persiapan menyambut Earth Day. Acara ini dihadiri oleh 98 siswa Kelas X dan sejumlah guru pendamping dari SMA Tarakanita Magelang, dimulai dengan Misa Alam yang diadakan di Taman Hotel Puri Asri Magelang dan dipimpin oleh Romo Patricius Hartono, Pr. Misa ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga panggilan untuk bertanggung jawab terhadap alam semesta, sejalan dengan ajaran dalam Ensiklik Paus Fransiskus Laudato Si' dan Apostolic Laudate Deum.Â
Setelah Misa Alam, serangkaian kegiatan dilaksanakan. Pertama, pelepasan benih ikan di Sungai Progo sebagai langkah konkrit dalam menjaga keberagaman hayati dan memulihkan ekosistem air yang terganggu. Dilanjutkan dengan penjernihan air kolam di komplek Taman Hotel Puri Asri Magelang menggunakan metode ramah lingkungan dengan eco-enzym, serta aktivitas bersih sungai yang menunjukkan komitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan.Â
Acara ini juga menjadi momen menyambut Earth Day yang jatuh pada 22 April, dengan tema perlindungan lingkungan. Dalam khotbahnya, Romo Patricius Hartono, Pr, mengingatkan tentang tanggung jawab kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan untuk menjaga dan merawat alam semesta.
Tidak hanya itu, acara ini juga dijadikan sebagai acara pembukaan Pembelajaran P5 Tema Gaya Hidup Berkelanjutan di SMA Tarakanita Magelang, yang menekankan pentingnya pendidikan lingkungan sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah.
Sebelumnya, pada Rabu, 17 April 2024, Sarasehan Kebhinekaan bertajuk "Sarasehan Kebhinekaan: Bhinneka Tunggal Ika dalam Cerdas Berintegritas" telah berhasil diselenggarakan di SMA Tarakanita Magelang. Acara ini, sebagai pembuka Pembelajaran P5 Tema Bhineka Tunggal Ika bagi Kelas XI, dihadiri oleh 81 siswa Kelas XI dan sejumlah guru, serta dipandu oleh Romo Dr. Martinus Joko Lelono, Pr, M.Hum, seorang Dosen dari Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma.
Sarasehan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menghargai dan merayakan perbedaan dalam masyarakat, sebagai bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang berintegritas dan dapat menghargai keberagaman dalam masyarakat. Dengan partisipasi aktif dari siswa dan guru, serta bimbingan yang mendalam dari Romo Dr. Martinus Joko Lelono, Pr, M.Hum, sarasehan ini berhasil memberikan pencerahan kepada peserta tentang pentingnya menghargai dan merayakan perbedaan dalam kehidupan sehari-hari. (PJP)