Tiap hari ada transaksi dipasar, ini sangat membantu kehidupan warganya, karena kebutuhan sehari-hari bisa terlayani dengan baik. Kebutuhan sembilan bahan pokok bagi warga juga tersedia dan perekonomian di desa menjadi lengkap, buruh tukang pun bisa menikmati pacetan atau snack berat saat jelang siang dan jelang sore.
Pasar menjadi magnet dari sebuah usaha yang mampu memberikan dampak untuk ketahanan keluarga, semakin keluarganya tercukupi kebutuhannya baik sandang, pangan, papan dan penghasilan dari usaha dipasar maka mereka bisa berdaya, imbasnya dana kesehatan dan pendidikan tersedia dengan baik.
Pasar menjadi daya ungkit bagi ekonomi warganya, jutaan kepala keluarga ataupun ibu rumah tangga mengandalkan perbaikan ekonominya dari jual beli ini, bagaimanapun pasar ikan akan diserbu oleh pembeli dari segala penjuru, mereka membeli ikan untuk konsumsi bagi keluarganya dan ada juga yang mengolah ikan untuk dijual di pasar, bahkan ada yang membeli ikan laut dan ikan tawar di pusat penjualan ikan yakni di TPI, bila mereka pengusaha seafood ya nanti jadi menu utama untuk masakan lamongan atau pedagang seafood.
Bagi petani sayuran, pasar desa sebagai lokasi utama produk hasil sayuran. Sayuran ini dijual agar laku karena pasar desa sebagai magnet ekonomi. Wajar jika semua pasar desa banyak yang dihidupkan atau bahkan ada yang merintis awal lewat Bumdes.Â
Pasar desa akan mampu menjadi soko guru produk warga untuk di jual langsung dipasar, pastinya ada tengkulak atau pedagang besar yang menampung produk petani.Â
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI