Mohon tunggu...
Anwar Effendi
Anwar Effendi Mohon Tunggu... Jurnalis - Mencari ujung langit

Sepi bukan berarti mati

Selanjutnya

Tutup

Humor

Lepas Tangan di Belokan Nagreg

13 April 2020   10:17 Diperbarui: 13 April 2020   10:27 128
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Jembatan lingkar Nagreg. (foto: dok. pribadi)

Saling menyombongkan diri di kalangan anak motor, kadang bukan hal yang aneh. Apalagi sudah di acara kumpul-kumpul, cerita menyombongkan diri merupakan hal biasa.

Si Adit biasa memulai cerita. Dia bilang di lingkar Nagreg sudah biasa memacu motornya dalam kecepatan 160 km/jam.

"Wah itu belum seberapa. Kalau cuma di lingkar Nagreg saja, saya pernah memacu motor dengan kecepatan 200 km/jam," balas Dido.

Fandi yang dituakan dalam komunitas motor itu, tidak mau kalah. "Kalian ngebut paling di lintasan lurus saja. Pernah tahu nggak, saya tetap ngebut dengan kecepatan 200 km/jam, walau posisi saat itu di belokan," ujarnya.

Terakhir ikut nimbrung, Marcella si cewek yang aktif di komunitas motor. "Loe-loe cuma jago ngomongnya doang. Coba lihat pengalaman gue. Dalam kecepatan 200 km/jam, di lingkar Nagreg, saat belok, gue lepas tangan, nggak pegang kemudi, bisa nggak kalian?" kata Marcella dengan nada bangga.

Keruan saja, Adit, Dido, dan Fandi terheran-heran. Mereka lantas bertanya kepada Marcella. "Kapan kamu melakukannya?"

"Ya waktu dibonceng sama si Fandi. Waktu dia ngebut di belokan, gue lepas tangan, nggak pegang setir," jawab Marcella dengan wajah dingin.

"Dasar sontoloyo!!!"

Mohon tunggu...

Lihat Konten Humor Selengkapnya
Lihat Humor Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun