Belum sempat keluar keringat, Persib sudah kebobolan 1 gol ketika pemain muda Persija yakni Braif Fatari menjebol gawang Persib pada detik 37 babak pertama baru dimulai. Tentu saja ini bikin kaget pemain dan para Bobotoh--pendukung Persib. Bahkan para Jakmania-pendukung Persija-- mungkin ikut kaget, hitung-hitung sebagai rasa setia kawan sesama pendukung sepakbola.
Tak lama berselang, ketika keringat sedang hot-hotnya keluar, tak disangka tak dikira tak dinyana pada menit ke 7 lagi-lagi gawang Persib kebobolan. Kali ini Taufik Hidayat, mantan anak didikan Persib sendiri lah pelakunya. Â
Apakah Taufik Hidayat itu si Dalem Boncel anak durhaka dalam cerita rakyat Jawa Barat? Tentu saja tidak, om dan tante.
Lama parkir di level Persib U17, dan kunjung tak bisa masuk tim yunior Persib, Taufik Hidayat kemudian berkelana ke beberapa klub di luar Bandung, sampai akhirnya diterima Persija Yunior dan kemudian terpilih masuk line-up tim senior profesional Persija Jakarta.
Kekalahan 2 gol pada leg pertama bikin langkah Persib makin berat untuk menjuarai Menpora Cup 2021. Kalau mau juara, mereka harus menang dengan selisih 3 gol pada leg kedua, hari Minggu 25 April. Kalau mau untung-untungan cukup dengan 2 gol sehingga pertandingan terhitung seri. Kemudian perebutan juara ditentukan lewat adu pinalti.
"Yo ora ono hubungane, mbro...bola ya bola, urusan reshuffle yo reshufle, piye tho..."
"Jangan maen-maen ko sama tulisan. Cak ko pasang matamu, Â tengok judul itu ada reshufle"
"Aku cuma berandai-andai, apakah cara kebobolan Persib seperti itu lalu membuat Jokowi menunda pengumuman reshuffle kabinet. Minggu kemaren kabarnya reshuffle segera dilakukan minggu ini. Tapi kok tak tampak tanda-tanda dilaksanakan? Â Jokowi kan tinggal di Jakarta, bisa jadi beliau termasuk Jakmania yang ikutan kaget ".
"Bah !"
"Kalau karena itu ditunda, aku sih rapopo"