Dalam peringatan World Pharmacist Day 2023 kali ini yang diadakan tanggal 28 September 2023, sebanyak 40 (empat puluh) orang anggota Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Kabupaten Barito Kuala turut serta dan menghadiri gelaran ini dengan mengusung tema “ Apoteker Mendukung Kesehatan Nasional” .
Dengan judul Peringatan World Pharmacist Day 2023, PC IAI Kabupaten Barito Kuala berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Banjarmasin melaksanakan kegiatan Peresmian Kampung ASK ME DAGUSIBU, Edukasi DAGUSIBU, Games DAGUSIBU serta cek gula darah dan asam urat yang berlokasi di Kantor Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Badauh-Kabupeten Barito Kuala. Pada kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bapak Diyono selaku Kepala Desa Danda Jaya, ibu apt. Azmah Hidayati, S.Farm selaku perwakilan PD IAI Kalimantan Selatan, ibu apt. Herda Ariyani, M.Farm selaku perwakilan LP2M Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, anggota PC IAI Kabupaten Barito Kuala serta masyarakat Desa Danda Jaya terutama kader posyandu.
Kampung ASK ME DAGUSIBU merupakan kampung binaan apoteker Indonesia dalam rangka memberdayakan masyarakat untuk penggunaan obat yang lebih baik. ASK ME DAGUSIBU merupakan singkatan dari Apoteker Sahabat Keluarga Melayani Edukasi DApatkan GUnakan SImpan BUang Obat dengan Benar
Ketua PC IAI Kabupaten Barito Kuala , apt. Iwan Yuwindry, M.Farm dalam sambutannya mengatakan, selama ini kontribusi apoteker dalam sistem kesehatan dicapai melalui berbagai kemajuan di bidang praktik kefarmasian, ilmu pengetahuan dan pendidikan juga sebagai garda terdepan dalam Kesehatan Masyarakat. Apoteker yang praktik di bidang pelayanan telah memberikan layanan kefarmasian yang aman, efektif dan berkualitas kepada pasien kapanpun dan dimanapun mereka membutuhkan.
Kegiatan ini diawali dengan peresmian Kampung ASK ME DAGUSIBU oleh perwakilan PD IAI Kalimantan Selatan, Kepala Desa Danda Jaya, Ketua PC IAI Kabupaten Barito Kuala dan perwakilan LP2M Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Yang selanjutnya juga diberikan edukasi materi DAGUSIBU oleh ibu apt. Noor Cahaya, M.Sc dan games edukasi berhadiah seperti mengisi pretest dan mencocokan kotak obat dengan label obat. Kegiatan ini ditutup dengan penyematan selempang kader DAGUSIBU kepada 5 (lima) orang peserta dari masyarakat desa.
Diharapkan dengan kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan menjadi bukti bahwa keberadaan apoteker untuk melayani masyarakat.
Selamat Hari Apoteker Sedunia. NKRI Harga Mati, Apoteker Selalu Di Hati.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H