Indonesia terkenal dengan mega diversity country karena memiliki sumberdaya alam yang sangat melimpah dan juga keanekaragaman hayati yang tinggi. Didukung dengan luas permukaan laut dan perkebunan yang cukup besar. Hingga saat ini, diinformasikan bahwa perkebunan Indonesia memiliki luas sebesar 16,4 juta ha.Â
Ada beberapa komoditas unggulan perkebunan di Indonesia diantaranya adalah cengkeh, tebu, teh, karet, biji kopi, tembakau dan kelapa sawit. Salah satu dari komoditas unggulan itu yang menjadi pusat perhatian publik saat ini adalah biji kopi.Â
Kita patut berbangga karena Indonesia penghasil kopi terbesar keempat di dunia. Tanggal 11 Maret adalah peringatan hari kopi nasional di Indonesia. Sumberdaya alam Indonesia sangat potensial untuk dimanfaatkan di beberapa aspek seperti pengolahan pangan, dan juga obat-obatan farmasi.
Inovasi produk pangan adalah proses untuk menciptakan suatu produk pangan baru yang sudah ada demi meningkatkan nilai ekonomis penjualannya. Kopi adalah salah satu bahan pangan lokal yang menjadi primadona saat ini karena minat masyarakat yang tinggi untuk mengkonsumsinya.Â
Inovasi produk minuman kopi kerap kali sudah dilakukan oleh para barista (peracik kopi di belakang meja), dengan mencampurkan coklat, susu, karamel, gula aren, matcha, strawberry, dan juga kunyit serta jahe.Â
Tak heran untuk konsumsi minuman kopi di era new normal karena pandemik dari virus SARS COV-2 atau biasa disebut dengan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) cenderung meningkat demi menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh kita untuk menangkal virus tersebut.Â
Namun pernahkah kita mendengar atau melihat sendiri produk inovasi pangan dari kopi? Lebih lanjut akan dijelaskan beberapa inovasi pangan yang tercipta dengan penambahan bahan pangan lokal seperti kopi.
Inovasi pangan dengan fortifikasi kopi sebagai contoh adalah mie atau pasta kopi, keripik kentang kopi, selai kopi, pudding kopi, brownis kopi, pie susu kopi, bolu kukus kopi, pizza kopi, stik ubi kopi, lapis legit kopi dan masih banyak lagi yang bisa kita buat dari penambahan kopi untuk diversifikasi produk pangan yang ada di masyarakat.Â
Sebagai contoh, berikut cara membuat mie kopi. Siapkan bahan lebih dahulu, 150gr tepung terigu, sedikit garam, 70 ml larutan kopi hitam. Cara membuatnya dengan mencampurkan tepung, garam dan air kopi uleni hingga kalis, kurang lebih 5 menit. Diamkan adonan selama 10 menit dengan ditutup serbet.Â
Bagi adonan menjadi 2, lalu gilas dengan rolling pin hingga tipis sesuai selera ketebalannya kemudian taburi dengan terigu agar mie tidak saling menempel. Gulung adonan mie nya, potong tipis-tipis lalu buka gulungan mie, jadilah mie kopi siap dimasak goreng maupun kuah.Â
Pada prinsipnya, kopi baik berupa cairan ataupun bubuk dapat ditambahkan dalam pengolahan pembuatan produk pangan atau dijadikan seperti saus. Tinggal disesuaikan aja mengenai komposisi yang dapat mempengaruhi segi rasa untuk menggugah selera dari konsumen.Â