Mohon tunggu...
Sungkowo
Sungkowo Mohon Tunggu... guru

Sejak kecil dalam didikan keluarga guru, jadilah saya guru. Dan ternyata, guru sebuah profesi yang indah karena setiap hari selalu berjumpa dengan bunga-bunga bangsa yang bergairah mekar. Bersama seorang istri, dikaruniai dua putri cantik-cantik.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Bertadarus dan Membaca Alkitab Kala Ramadan Membangun Iman dan Toleransi Siswa

17 Maret 2025   15:41 Diperbarui: 19 Maret 2025   12:41 151
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi: Siswa membaca Alkitab dan bertadarus di sekolah, 17/3/2025. (Dokumentasi pribadi)

Kala Ramadan di sekolah umum, artinya, tak berlatar belakang agama, sangat mungkin dilaksanakan tadarusan bagi siswa yang beragama Islam. Di sekolah tempat saya mengajar, misalnya, aktivitas tadarusan dilaksanakan.

Selama tiga puluh menit sebelum pembelajaran merupakan waktu yang dipilih untuk melaksanakan aktivitas ini. Siswa melaksanakan di ruang kelas masing-masing.

Ada guru yang membersamai mereka. Yaitu guru-guru yang mengajar pada jam pertama. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan tadarusan bagi siswa di ruang kelas berlangsung dengan baik.

Sekalipun pada masa kini sudah ada aplikasi Al Quran di gawai, tetapi siswa diharuskan membawa Alquran yang berwujud buku. Agar, saat pelaksanaan tadarusan siswa lebih fokus.

Sebab, kalau diizinkan memanfaatkan aplikasi Al Quran di gawai, sangat mungkin siswa kurang fokus saat tadarusan. Kurang fokusnya disebabkan oleh beragamnya manfaat yang dapat diakses lewat gawai dalam waktu yang sama.

Dan, selama ini umumnya siswa masih sulit meninggalkan gawai untuk beraktivitas kesukaannya dan/atau keinginannya. Yang, tak mempertimbangkan waktu, termasuk, misalnya, pada waktu mereka harus fokus terhadap aktivitas yang sudah ditentukan.

Mungkin ada alasan yang lain. Tetapi, di sekolah tempat saya mengabdi, alasan seperti yang sudah disebut di atas, sebagai alasan yang utama, yaitu agar siswa lebih fokus.

Itu sebabnya, untuk mengantisipasi sikap atau perilaku siswa termaksud, saat melaksanakan tadarusan, siswa diminta untuk membawa Al Quran yang berupa buku.

Tentu cara ini juga baik dari sisi kesehatan. Sebab, upaya menjaga kesehatan mata telah dilakukan. Bukankah mata lebih terasa nyaman kala membaca di buku daripada di gawai?

Dalam aktivitas tadarusan ini dipandu oleh seorang guru yang sudah terjadwal dari ruang pusat sumber audio, yang terkoneksi ke semua ruang kelas melalui pengeras suara. Sehingga, siswa di masing-masing ruang kelas bertadarus mengikuti pembacaan yang dilakukan oleh guru termaksud.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun