Menariknya, efek positif ini bisa terjadi pada semua usia, sejak bayi baru lahir, anak-anak hingga orang dewasa. Jenis sentuhan --mulai dari pelukan hingga pijatan, tidak berpengaruh secara signifikan. Semua memberikan manfaat kesehatan yang baik. Namun studi menununjukkan, sentuhan yang lebih pendek dan lebih sering, menghasilkan pengaruh yang lebih positif.
Studi tersebut juga menyatakan, pada bayi yang baru lahir, manfaat dari sentuhan jauh lebih besar jika dilakukan oleh orang tua. Setelah bayi bertumbuh menjadi anak-anak, remaja hingga dewasa, manfaat kesehatan dari pelukan bisa didapatkan dari orang lain -- bukan hanya orangtuanya.
Manfaat dari pelukan bisa didapatkan, apabila pelukan tersebut dilakukan dengan kerelaan dan ketulusan. Bukan paksaan. "Jika Anda ingin memeluk keluarga atau teman --jangan menahan diri, selama mereka mengizinkannya," ungkap Packheiser.
Sudahkah Anda memeluk orang-orang terkasih hari ini? Segera peluk ayah, ibu, kakek, nenek, suami, istri, anak-anak dan cucu Anda. Rasakan manfaat yang luar biasa.
Bahan Bacaan
David Nield, Science Confirms Hugs Can Ease Pain, Anxiety, And Depression, https://www.sciencealert.com, 17 April 2024
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H