Jiwa membeku dalam cangkangnya
Tak ingin ia keluar berenang
Dalam lautan rahmat-nya
Keluarlah!
Airnya tak dingin
Tak mungkin juga kau mati
Karena tenggelam
Bahkan bisa kau minum
Saat kau kehausan
Apa harus aku yang menyeret kau
Dan kita saling menentang
Ah, jangan kau adalah aku
Dan aku adalah kau
Walau harus kukuliti kau
Wahai jiwaku
Berat rasanya
Namun, selepas kulit-kulitmu
Kau akan selalu berlindung dalam kulitku
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI