Saat gunung berguguranÂ
membakar dirinya
Menenggelamkan tubuhnya
Dengan rasa tunduk
Aku debu yang  di tiup Angin
Saat laut meluapkan amarahnya
melahap apa yang dihadapannya
Tak terhindarkan jiwa
Menggilas, Â menghempasÂ
Aku  hitamnya debuÂ
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!