Kutemukan perapian melelehkan beku
Baru saja nyalanya dipetik dari matamu
waktu orang-orang terpejamÂ
merebahkan tubuhnya nyeyak
kutemukan perapian panasnya
selusupi pori, Â tungkunya penuh bara
Dari tegaknya gunung gunung
Mendidihkan doa- doa
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!