Mohon tunggu...
One Village One CEO
One Village One CEO Mohon Tunggu... Editor - Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim

Program Inovasi Pengembangan Bisnis Perdesaan Berbasis pada Produk Unggulan Desa (Prukades) yang Berorientasi Ekspor

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Kunjungan Industri MBKM Sociopreneur OVOC ke Yayasan Bambu Indonesia

28 Oktober 2023   19:59 Diperbarui: 28 Oktober 2023   20:11 159
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kunjungan Industri MBKM Sociopreneur OVOC ke Yayasan Bambu Indonesia

Di era yang semakin sadar lingkungan, industri bambu di Indonesia semakin mendapat perhatian sebagai sumber daya alam yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Peserta MBKM Sociopreneur One Village One CEO (OVOC) melakukan studi industri pada hari Selasa, 29 Agustus 2023 ke Yayasan Bambu Indonesia dan melihat potensi besar komoditas bambu sebagai pohon masa depan. Studi Industri ini dihadiri oleh Mahasiswa IPB yang tertarik dengan potensi bambu, sebagai pembekalan lebih lanjut untuk terjun ke desa dalam rangka program One Village One CEO hingga mencari inovasi untuk peluang bisnis yang berkelanjutan. 

Yayasan Bambu Indonesia berada di Daerah Perum Bumi Endah Sukahati Cibinong, Kota Bogor, Jawa Barat. Kang Hikmatullah (Alumni Arsitektur Trisakti) menjelaskan mengenai hal-hal yang terkait dari bambu mulai dari jenis bambu, manfaat bambu, kekuatan dan fungsi bambu, waktu yang baik untuk penebangan bambu dan sebagainya. 

"Bambu yang paling bagus itu mulai umur 3 hingga 5 tahun, pilih bambu yang memiliki panu karena bambu seperti itulah yang bagus dan kuat untuk kita gunakan" ujar Kang Hikmatullah. 

Kunjungan Industri MBKM Sociopreneur OVOC ke Yayasan Bambu Indonesia
Kunjungan Industri MBKM Sociopreneur OVOC ke Yayasan Bambu Indonesia

Kegiatan ini membantu peserta OVOC lebih memahami pentingnya bambu, tidak hanya sebagai bahan dasar berbagai produk, namun juga sebagai pilar utama pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Peserta OVOC diajak langsung untuk menyelami seluruh proses produksi dan pemanfaatan bambu, dengan melihat bagaimana bambu dikelola secara berkelanjutan. 

Banyak manfaat bambu yang diolah kembali menjadi kerajinan kreatif dengan nilai ekonomi yang tinggi bagi masyarakat lokal, seperti cangkir, tempat makanan, tumbler serta produk-produk lainnya. Dengan menggali lebih dalam tentang bambu, studi industri ini membantu mengedukasi dan mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga sumber daya alam. Melalui upaya ini, bambu diharapkan menjadi pohon hijau masa depan yang dapat memberikan kontribusi besar dalam menjaga ekosistem dan membantu masyarakat mencapai kehidupan yang lebih baik. 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun