Mohon tunggu...
SANTOSO Mahargono
SANTOSO Mahargono Mohon Tunggu... Pustakawan - Penggemar Puisi, Cerpen, Pentigraf, Jogging

Sesungguhnya aku tiada, hingga Tuhan membenamkan cinta di relung rusuk

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Pergi ke Bulan

1 Desember 2019   15:00 Diperbarui: 1 Desember 2019   15:04 41
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
https://images-na.ssl-images-amazon.com

Nanti malam kau tidak usah
kemana-mana, duduk-duduk saja
di ruang tamu.

Kau juga tak perlu bersolek,
apalagi pakai lipstik dan bedak
yang tebal.

Kau juga jangan pakai gaun
yang tipis, jagalah tubuhmu,
sebab aku juga kesulitan menjaga
tubuhku.

Nanti malam aku akan berkunjung
ke kost-mu.
Akan kutunjukkan rembulan yang cantik
mulai jam 19:00 sampai dengan 21:00.
Sebab itu memang aturan jam kunjung bagi pria
di kost-mu. 

Selepas jam 21:00, biasanya
rembulan mulai masuk kamar dan
mengenakan daster.

Sementara aku masih di perjalanan pulang
dengan memanggul sejuta maki kepada
waktu dan rindu.

MALANG, 1 DESEMBER 2019

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun