Sesuai janji pemilik kapal, mestinya Owen Chase (Chris Hemsworth) bertindak sebagai kapten dan memimpin pelayaran kapal selanjutnya. Sayangnya, jabatan kapten itu harus diberikan kepada George Pollard (Benjamin Walker) hanya karena dia memiliki garis keturunan yang -katakanlah, lebih terpandang dalam sejarah perburuan paus.
Iya, pelayaran yang mereka lakukan secara spesifik memang untuk memburu paus yang di tahun segitu -sekitar 1820, minyak yang ada di dalam paus dapat digunakan untuk bahan bakar.
"Bawa kapal ini kembali dengan selamat dan 2000 barel minyak, maka di pelayaran selanjutnya, kamu akan menjadi kapten," janji petinggi perusahaan kapal lagi kepada Owen.
Membawa belasan awak dan meninggalkan istrinya yang sedang hamil tua, Owen berlayar. Belum jauh, dia sudah terlibat bentrok dengan George yang keukeuh menerobos badai padahal itu sangat berisiko.
"Jadikan ini semacam tes bagi awak. Mereka harus bisa keluar dari situasi sulit ini," ujar George.
Memang mereka dapat melewati badai. Namun, mereka belum tentu keluar dalam keadaan selamat jika Owen tidak bertindak cepat. Merasa harga dirinya hancur, George memutuskan untuk kembali ke pangkalan dan meminta Owen untuk mengundurkan diri.

Alih-alih membuka bagian kepala/perut paus, ternyata untuk mengeruk minyak ini harus dilakukan secara "manual" yakni seseorang awak harus masuk ke dalam paus dan mengeruknya.
Thomas Nickerson (Tom Holland), pria berusia 14 tahun yang bertubuh kecil terpaksa harus melakukannya. Hanya tubuhnya yang dapat masuk ke dalam kepala paus (tempat minyak paling banyak berada). Bukan hal mudah bagi Thomas, terlebih ini adalah pelayaran pertamanya. Dia bahkan terkena mabuk laut saat awal-awal berlayar.
Keadaan mereka semua menjadi kacau saat kapal Essex yang mereka bawa rusak parah akibat serangan paus berukuran sangat besar. Mereka bahkan menyebut paus ini sebagai monster. Jadilah, selepas kerusakan parah, mereka semua bertahan untuk hidup terlebih dengan perbekalan yang kian terbatas.
Apakah mereka dapat bertahan?