Kembali penulis bedah tentang properti, sebagai bentuk inovasi dan kreativitas marketing agar bisnis properti tetap menghasilkan cuan.
Kali ini penulis hadirkan properti lahan kosong yang berpotensi mempunyai nilai lebih apabila sedikit saja diolah dengan inovasi dan kreaativitas, dari lahan yang dipenuhi tumbuhan liar dan terkesan kumuh menjadi lahan yang menghasilkan uang sebelumn nantinya dijual pada saat yang tepat.
1. Pemilihan Lokasi Lahan
Sejak pertama kali melakukan investasi dalam bentuk properti, salah satunya pembelian properti lahan kosong baik berupa tanah kavlingan siap bangun maupun lahan kosong yang lumayan memadai dan berada di lokasi yang cukup strategis.
Lokasi yang cukup strategis ini artinya lahan tidak harus berada di jalur utama atau tidak berada di pusat perekonomian, perdagangan, dan perkantoran.
Bisa jadi lokasi berada di lapis kedua dari jalur utama atau pusat perekonomian, perdagangan, dan perkantoran.
Yang terpenting sejak awal pemilihan lahan berada di lokasi yang “marketable” karena niat awal Anda dalam menanamkan duit dengan cara berinvestasi properti untuk diputar agar bernilai lebih bukan malah sebaliknya.

2. Pemanfaatan Lahan
Properti lahan yang telah dibeli dengan duit dan diniatkan untuk berinvestasi dan berencana akan dijual kembali ketika harga telah naik meninggi.
Disela-sela menunggu waktu kenaikan harga, sudah selayaknya Anda sebagai seorang investor wajib berpikir jangka pendek dan menengah untuk pemanfaatan lahan.
Makanya seperti yang telah diuraikan diatas tentang pentingnya seorang investor dalam melakukan pemilihan lokasi properti.