Batok kelapa diolah menjadi obat asam urat, sembuh permanent.Â
Informasi penting ini mesti kita ketahui, sebab penyakit asam urat merupakan penyakit yang sudah tidak asing lagi bagi kita, mungkin saudara, teman, atau bahkan kita sendiri saat ini sedang mengalaminya. Untuk mengetahui informasi tentang penyakit asam urat, ada banyak artikel kesehatan yang bisa kita baca. Artikel ini khusus menyajikan informasi tentang khasiat batok kelapa.
Setelah mengambil daging kelapa untuk olahan masakan, biasanya batok kelapa akan dibuang, atau dijadikan sebagai kayu bakar untuk memasak di tungku. Namun, penulis mendapatkan informasi, dari sumber yang dapat dipercaya dan yang telah membuktikannya, bahwa batok kelapa, bisa diolah untuk menyembuhkan penyakit asam urat secara permanen. Mau tau caranya?
Untuk dapat mengambil daging kelapa, buah kelapa akan dibelah. Maka batoknya akan menjadi dua bagian, yaitu bagian yang berlobang, dan bagian yang tak berlobang. Nah, kita membutuhkan bagian yang tak berlobang itu. Pilihlah batok yang tidak terlalu tua (ini diketahui ketika melihat bagian lempeng batok, berwarna coklat tua, tidak terlalu gelap atau hitam). Bersihkan batok kelapa yang tak berlobang itu dari serabut dan daging kelapa yang masih menempel. Pecahkan batok hingga membentuk kepingan. Jemur sampai kering betul (kurang lebih selama 4-5 jam). Setelah kering, rebus kepingan batok tersebut dengan takaran 1 liter air dengan 5 ons kepingan batok. Rebus hingga air tersisa 3/4 liter, dan air menjadi seperti teh, berwarna kemerahan. Dinginkan dan minumlah sebagaimana anda minum air sehariharinya. Tidak dibatasi berapa gelas dalam sehari.
Lakukan hal ini selama sebulan. Jika cara seperti ini anda lakukan secara rutin, maka asam urat anda/sahabat anda akan sembuh/normal secara permanent, tidak akan kumat lagi.
Disamping itu, ketika alternatif pengobatan seperti ini anda mulai, maka tetaplah kontrol pola makan anda serta istirahat yang cukup, dan jangan lupa berdoa.
Semoga bermanfaat.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI