Mohon tunggu...
Nyayu Fatimah Zahroh
Nyayu Fatimah Zahroh Mohon Tunggu... Ilmuwan - Everything starts from my eyes

Coba sekekali lihat ke langit setiap hari, dan rasakan betapa membahagiakannya \r\n\r\nhttp://nyayufatimahzahroh.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Nature Artikel Utama

Jangan Bangga Rossi Bisa Bahasa Indonesia

29 Oktober 2014   00:34 Diperbarui: 17 Juni 2015   19:23 244
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption id="attachment_350454" align="aligncenter" width="465" caption="Screencapture FB Lorenzo"][/caption] Buenas noches. / Good night. / Selamat malam. / Buonanotte Begitulah isi dari salah satu postingan Jorge Lorenzo, pembalap MotoGP asal Spanyol yang pernah menjadi Juara Dunia. Ya memang postingan tersebut hanya untuk menyapa para penggemarnya di Facebook saja. Ada 4 bahasa yang ia gunakan yaitu bahasa Spayol, Inggris, Indonesia, dan Italia. Kenapa harus menggunakan bahasa Indonesia sedangkan bahasa yang lainnya merupakan bahasa Negara di Eropa? Dia orang Indonesia? Keturunan? Kenapa tidak bahasa Jepang saja yang merupakan negara pabrikan motornya Yamaha? Dan tak hanya sekali ia menggunakan bahasa Indonesia, sejak beberapa tahun lalu juga ia telah berbahasa Indonesia. Tidak hanya Lorenzo yang menggunakan bahasa, Marc Marquez juga pernah memposting menggunakan bahasa saat ia berada di Indonesia. "Saya sangat menikmati acara ini dengan kalian semua. Semoga saya bisa dateng lagi secepatnya! Terima Kasih Indonesia" Begitulah isi postingannya. Tak hanya di media sosial, di media elektronik televisi juga ada iklan motor yang menggunakan pembalap MotoGP terkenal sebagai model untuk mengiklankan produknya. Yang sering kita lihat di TV adalah motor Yamaha dengan Rossi dan Lorenzo. Mereka berakting seperti fasih sekali menggunakan bahasa Indonesia. Tentunya iklan tersebut menjadi menarik bagi yang menontonnya karena ada bule yang bisa bahasa Indonesia.

Sejak beberapa tahun lalu, pabrikan Honda dan Yamaha  bersaing memperebutkan konsumen di Indonesia. Maklum Indonesia menjadi salah satu pengguna motor paling banyak untuk kedua pabrikan tersebut dengan mencapai lebih dari 3 juta di tahun 2010. Mereka meninggalkan jauh saingan di nomor 3, Suzuki dengan penjualan sekitar 800 ribu saja (Sumber AISI). Dua pabrikan tersebut menggunakan tag line "semakin di depan" untuk Yamaha dan "satu hati" untuk Honda.Tak lupa pabrikan mencantumkan stiker tag tersebut di motor pembalap-pembalap asuhannya, sehingga orang yang menonton balapan bisa melihatnya. Bayangkan, seluruh orang di dunia melihat ada "bahasa" di motor idolanya dan mencari tahu arti dari tulisan tersebut di google translate. Itulah Bahasa Indonesia, dari Indonesia di sebelah tenggara Asia. [caption id="" align="aligncenter" width="480" caption="http://alonbiker.blogspot.com/"]

[/caption] [caption id="" align="aligncenter" width="512" caption="http://alonbiker.blogspot.com/"]
[/caption] Jangan Bangga Punya Motor Banyak Jangan senang dulu karena bisa didatangi pembalap Internasional. Seharusnya pemerintah terus mengawasi keberadaan bermotor di Indonesia. Terasa sekali jumlah motor membludak dan juga mobil. Kini, menggunakan motor pun macet... Bahkan di negara asalnya Jepang, motor jarang sekali di pakai apalagi motor-motor besar karena ada peraturannya. Sedangkan di Indonesia, mereka dengan semangatnya mempromosikan motor-motor tersebut. Percuma lah punya motor besar tapi dijalanan macet. Pegel deh jadinya... hehehe Semakin membludaknya kendaraan motor ini jadi masalah serius. Beneran deh serius. Apalagi Indonesia sudah menjanjikan bakal mengurangi emisi sebesar 26% pada tahun 2020 di KTT Pacific Island Development Forum. Ini bukan main-main. Kita juga harus membantu mengurangi emisi misalnya dengan memilih kendaraan yang ramah lingkungan seperti sepeda atau hanya jalan kaki. Jika merasa sulit, bisa menggunakan transportasi masal yang cenderung lebih sedikit beban emisi yang ditanggung per orang. Peran pemerintah disini untuk memfasilitasi kendaraan yang mendukung penghijauan ini. Selamat bertugas kabinet baru... Jadi kemana-mana tulisannya. Yowess lah... hehehe. Salam Penghijauan NFZ

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun