Setelah sebagian Pulau Jawa mengalami pemadaman listrik berjam-jam, Minggu 04 Agustus yang lalu, sekarang giliran Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Pemadaman yang katanya terjadwal selama dua hari ini berlangsung mulai pukul 06.00 sampai jam 18.00.
Pemadaman tersebut dilakukan karena adanya pengerjaan pemindahan konduktor dari tower emergensi ke tower permanen pada T 132 dan T 133 SUUT 150 kV Bangko Merangin, Sungai Penuh (jambi.tribunnews.com, 5/8/2019).
Bagi saya, pemadaman listrik seharian  begini adalah berkah. Sebab, ngefek langsung  pada rutinitas yang berkaitan dengan tenaga listrik. Seperti  mencuci, mengetik, facebook-an, dan googling. Dengan demikian, saya dapat melakukan pekerjaan lain yang telah lama tak terjamah.  Salah duanya,
1. Bersih-bersih dan bongkar-bongkar pot bunga
Semasa muda saya termasuk emak-emak penyuka bunga.  Meskipun tanaman yang saya punya tidak banyak-banyak amat. Sesuai luasnya  halaman. Tetapi, cukup sekadar  untuk menghilangkan stress.
Kegemaran saya mendapat dukungan dari cowok  gantengku. Kapan saya sibuk, urusan penyiraman  dia yang membantu.
![Dokumentasi pribadi](https://assets.kompasiana.com/items/album/2019/08/08/img20190808142929-5d4bd62d0d82300ee64caf62.jpg?t=o&v=770)
![Dokumentasi pribadi](https://assets.kompasiana.com/items/album/2019/08/08/img20190807104739-5d4bd64f0d823023a90479f2.jpg?t=o&v=770)
Kini tanaman hias saya tampil dengan wajah baru. Tinggal perawatan dan menunggunya  tumbuh  dan bersemi kembali.Â
2. Memanjakan diri
Merawat tubuh, termasuk salah satu cara saya  memanjakan diri. Semasa muda saya rutin melakukannya. Alasannya, saya termasuk satu dari wanita yang kurang beruntung. Wajah saya sekadar memenuhi syarat. Kulit hitam kering dan kasar, badan saya kurus kerempeng.