Mohon tunggu...
Nurna ningsih
Nurna ningsih Mohon Tunggu... Ilmuwan - fakultas kesehatan masyarakat

jangan pernah menyerah untuk mengejar sesuatu yang di impikan dan hadapi masalah dan rintangan yang di beri tuhan

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Cakupan Kunjungan Neonatal Menurut Provinsi Tahun 2017

22 Maret 2020   18:59 Diperbarui: 22 Maret 2020   19:07 145
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Berdasarkan data yang di peroleh dari profil kesehatan Indonesia tahun 2017 : capaian kunjungan neonatal 1 pada tahun 2017 sebesar 92,62% lebih tinggi dari tahun 2016 yaitu sebesar 91,14%. Capaian ini sudah memenuhi target Renstra tahun 2017 yang sebesar 81%. 

Sejumlah 23 provinsi (67,6%) yang telah memenuhi target tersebut. Sedangkan berdasarkan hasil capaian nasional per provinsi masih terdapat disparitas cakupan kumjungan neonatal 1 antara provinsi yang berkisar antara 48,89 seperti di papua dan 118,38 % di jakarata. Ada juga beberapa provinsi yang mencapai 100% karena data sasaran yang di tetapkan lebih rendah dari data sasaran rill.

cakupan kunjungan neonatal 1 atau KN 1 merupakan kunjungan untuk mengurangi angka kematian neonatal pada priode neonatal yaitu 6-48 jam setelah lahir yang meliputi antar lain menggunakan pendekatan manajemen terpadu balita muda (MTBM) temasuk konseling bayi baru lahir , asi eksklusif dan pemberian vitamin k1. 

Berdasarkan penelitian yang di lakuakan oleh zuraida tahun 2016 menyatakan ada beberapa faktor penyebab yang mempengaruhi kunjungan neonatal 1 yaitu antara lain :

1. pengetahuan 

Jika seorang ibu memiliki pengetahuan tinggi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan kunjungan neonatal  1 maka dia akan melakukan kunjungan neonatal 1 untuk kesehatan bayinya begitupun sebaliknya jika seorang ibu memiliki pengetahuan rendah tentunya kurang mengetahui segala sesuatu yang berhubungan dengan kunjungan neonatal 1, sehingga mereka tidak dapat melakukan kunjungan neonatal karena pengetahuan meraka yang kurang sehingga  mereka besikap acuh tak acuh.

2. dukungan keluarga 

Dukukungan keluarga sangat penting bagi ibu untuk melakukan kunjungan neonatal 1 apalagi dukungan dari suami mau mengantakan istrinya untuk melakukan KN 1 di puskesmas.

3. sikap 

sikap seorang ibu juga mempengaruhi kunjungan neonatal 1 seperti sikap seorang ibu yang negatif berpikir ketika anaknya di bawa ke petugas kesehatan pasti bayinya akan di suntik dan  mengalami demam dan takut bayinya akan menjadi rewel , sedaangkan ibu yang memilliki sikap positif dia tidak akan merasa khawatir dengan bayinya.

4. pekerjaan 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun