[3] http://awansaja.blogspot.com/2012/03/eurovision-2012-lima-dekade-lebih.html
[4] http://www.widiasmoro.com/2012/02/10/buat-apa-mendukung-anggun-di-eurovision-song-contest/
[5] http://www.anggunesia.com/main/index.php/multimedia/article/online-article/104-anggun-wajah-indonesia-di-eurovision-2012
[6] http://music.okezone.com/read/2012/02/10/386/573259/anggun-c-sasmi-wakili-Perancis-di-eurovision-song-contest-2012
[7]Mengutip Bikhu Parekh dalam bukunya Rethinking Multiculturalism, multikulturalisme adalah keanekaragaman atau perbedaan yang dilekatkan secara kultural. Dalam proses pelekatan ini dibutuhkan toleransi untuk menerima kelompok lain sebagai suatu kesatuan dengan melepaskan dinding-dinding perbedaan (2008: 15).
[8] http://academic.udayton.edu/race/06hrights/georegions/Europe/France01.htm
[9]Jika dikaitkan dengan konsep 'the Other', timur diandaikan sebagai 'the Other' dan barat sebagai 'the Self' di mana budaya timur tidak memiliki kesamaan nilai budaya dengan barat. Bahkan, non-barat dapat dikategorikan sebagai "radical Other", via http://www.inotherwords-project.eu/content/islamophobic-discourse-in-europe-the-reasons-behind-fear
[10] http://www.inotherwords-project.eu/content/islamophobic-discourse-in-europe-the-reasons-behind-fear
[11] https://www.pism.pl/files/?id_plik=13739
[12] http://ismoyojessy.blogspot.com/2013/06/islamofobia-di-Perancis-identitas.html
[13]http://www.france24.com/en/20120423-amnesty-international-report-says-muslims-victims-discrimination-europe