(4) Kemunduran atau decline
Fase ini terjadi krisis perubahan, di mana organisasi membutuhkan banyak tata kelola manajemen perubahan, pelatihan lintas departemen, dan memerlukan fleksibilitas dan streamlined decision making system. Artinya SDM harus fokus menyelematkan organisasi dengan fleksibilitas terhadap perubahan, ternasuk risiko perampingan struktur dan kembali menguruskan jabatan-jabatan atau posisi yang kurang efisien.
Manajemen SDM yang sifatnya sebagai strategic business partner, akan cepat merespon posisioning organsisasi, apakah ia ada di tahapan awal, tumbuh, kembang, atau mundur. Keputusan yang cepat dengan disesuaikan kebutuhan strategic adalah vital bagi departemen SDM.
STIAMAK Barunawati Surabaya intensif membahas masalah ini dengan tujuan para mahasiswa semakin mengerti dan mampu merencanakan proses intervensi atas organisasi yang punya masalah dari sisi tata kelola SDM dan keterkaitannya dengan strategi bisnis perusahaan.
(01.04.2021/Endepe)
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI