SD Negeri Sukasari Kecamatan Cibugel Kabupaten Sumedang, kondisinya sampai sejauh ini masih kekurangan guru kelas. Dari 8 rombongan belajar (rombel), hanya terisi 5 guru kelas saja. Padahal jumlah siswanya mencapai 240 anak.
Asep, S.Pd, mengatakan kondisi ini sudah diterakan dalam dapodik. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang pun , kemungkinan telah mengetahuinya." Guru PAI dan PJOK masing-masing sudah ada satu. Untuk menutupi kekurangan guru kelas, dengan terpaksa kami merekrut semacam guru sukwan sarjana warga sini. Meskipun itu tidak diperbolehkan, " tutur Asep.
Kepala SD Negeri Sukasari,Seiring dengan kekurangan guru kelas, lanjut Asep, dengan jumlah 240 siswa, semestinya bisa 8 atau di 10 rombelkan, " Hanya, ruangannya tidak ada. Tahun 2021 kami telah mengusulkan bantuan RKB dan pemagaran. Tapi, tahun 2023 baru turun untuk pemagaran saja, " terang Asep lagi.
Kepsek Asep bisa menyadari bahwa tidak hanya satu SD yang pemerintah pikirkan. Malahan pria yang memulai kepsek di SD Negeri Antara II tahun 2013 ini bisa bersyukur masih turun bantuan untuk pemagaran. Meskipun sebagian pemagaran telah dibantu orang tua murid.
( Tatang Tarmedi )
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H