Mohon tunggu...
Nia Larista
Nia Larista Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Ilmu Sejarah

Selain membaca buku,bermain game saya juga mempunyai hobi baru yakni menulis artikel terkait isu-isu yang sekarang banyak terjadi ditengah masyarakat.

Selanjutnya

Tutup

Analisis Pilihan

Serba-Serbi Artis di Panggung Politik Indonesia

4 Januari 2024   17:53 Diperbarui: 4 Januari 2024   17:53 258
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Analisis Cerita Pemilih. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG

Pada akhir akhir ini banyak sekali kita lihat di media sosial seperti Instagram,Twitter,Tiktok serta pada baliho-baliho yang terpasang di jalan-jalan umum. Suatu fenomena yang cukup menarik di musim politik indonesia yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Yakni mengenai fenomena banyaknya artis tanah air yang mencalonkan diri menjadi wakil rakyat di kursi pemerintahan. 

Baik itu sebagai calon legislatif,kepala daerah,atau bahkan anggota kabinet. Adapun alasan mengapa hal ini menarik untuk kita kaji dikarenakan hasil dari Pemilu ini akan berdampak besar pada arah politik dan kebijakan yang ada negara Indonesia tercinta.Oleh karena itu, menjelang Pemilu,biasanya terdapat berbagai kegiatan kampanye,debat publik,dan diskusi politik untuk membantu pemilih dalam membuat keputusan yang cerdas dan berdasarkan informasi yang aktual.

Fenomena artis-artis di panggung politik di Indonesia ini sebetulnya telah berlangsung selama beberapa dekade terakhir. Dapat kita lihat dengan banyak partai politik yang berbondong-bondong merekrut artis-artis tanah air. Tujuan partai politik seperti PAN, PDIP, Gerindra, Demokrat, Nasdem dan lainnya adalah guna menarik perhatian pemilih dan meraih kekuasaan serta untuk menaikkan popularitas partainya. Pemilihan umum (Pemilu) adalah proses yang sangat penting dalam sistem demokrasi Indonesia. 

Dalam Pemilu, warga negara memiliki kesempatan untuk memilih pemimpin mereka dan wakil-wakil di tingkat nasional, regional, dan lokal. Pemilu merupakan momen penting dalam kehidupan politik Indonesia, di mana pemilih memiliki hak untuk memilih calon yang dianggap paling cocok untuk mewakili mereka dan mengambil keputusan politik yang signifikan. Pemilu di Indonesia diketahui akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 secara serentak yakni Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Legislatif dan lainnya.

Sejumlah artis tanah air telah melangkah dari panggung hiburan ke dunia politik, menunjukkan multi-talenta mereka di luar seni pertunjukan. Raja Dangdut, Rhoma Irama, tidak hanya memukau panggung musik, tetapi juga mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilihan Umum 2014. Deddy Mizwar dan Dede Yusuf, dua sosok terkenal dalam perfilman, juga mengejar karir politik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bandung.

Namun, tidak hanya mereka yang terjun ke dunia politik. Rieke Diah Pitaloka, yang sebelumnya dikenal sebagai aktris dan model, berhasil menjadi anggota DPR RI. Bahkan, Dedi Mulyadi, yang awalnya dikenal sebagai seorang pelawak, kini menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

Trend ini terus berlanjut, dengan beberapa artis baru-baru ini seperti Thoriq Halilintar, Verrel Bramasta, Steven William, Anang Hermansyah, Krisdayanti, Mulan Jameela, Harabadu, Melly Goeslaw, dan lainnya, ikut mencalonkan diri sebagai wakil rakyat di parlemen. Mereka membawa warna baru ke panggung politik Indonesia, menunjukkan bahwa panggung politik bukan lagi domain eksklusif para politisi semata, tetapi juga rumah bagi para selebriti yang ingin berkontribusi pada pembangunan negara.

Serta tidak semua artis yang beralih ke dunia politik meraih kesuksesan. Contohnya adalah Angel Lelga, seorang artis yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilihan Umum 2019. Dan  harus menghadapi kegagalan karena tidak berhasil memperoleh cukup suara untuk terpilih. Hal ini menunjukkan bahwa transisi dari dunia hiburan ke politik tidak selalu memberikan hasil positif, dan tantangan dalam arena politik tetap menjadi ujian bagi sebagian artis.

Partisipasi aktor dan artis dalam arena politik Indonesia merupakan fenomena yang menarik, memunculkan pertanyaan tentang alasan di balik langkah mereka yang kontroversial ini. Salah satu alasan utama, seperti yang diungkap oleh banyak pemerhati politik, adalah daya tarik mereka yang luar biasa dalam dunia hiburan. Dengan basis penggemar yang besar dan eksposur media yang kuat, artis-artis ini mampu menggunakan ketenaran mereka sebagai alat untuk meraih dukungan politik.

Tidak hanya sekadar popularitas, kemampuan public speaking yang dimiliki oleh artis menjadi keunggulan tersendiri. Dalam memasarkan pesan politik, kemampuan mereka untuk memikat pendengar dan menciptakan dampak emosional dapat menjadi strategi efektif untuk memenangkan hati pemilih.

Namun, sebaliknya, beberapa pihak skeptis menganggap bahwa partisipasi artis dalam politik mungkin lebih didorong oleh motif ketenaran dan kepentingan pribadi daripada niat murni untuk melayani masyarakat. Pertanyaan etika muncul seiring dengan pertimbangan sejauh mana mereka benar-benar memahami isu-isu kompleks yang dihadapi oleh rakyat, atau apakah terlibat dalam politik hanyalah sebuah pertunjukan tambahan bagi kariernya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Analisis Selengkapnya
Lihat Analisis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun