Kalau mau cepat sampai ke pusat jakarta, ya naik commuterline pastinya..
Naik turun... tangga, mengejar commuterline, itu dilakukan setiap hari.. distasiun, demikian juga para kelompok disablitas. Tapi bagaimana mereka bisa melakukan semua kegiatan tersebut kalau konstruksi bangunanannya saja tidak ramah terhadap kelompok disablitas. Sebut saja stasiun duku atas, dibuat ramah terhadap kelompok disablitas terutama mereka yang menggunakan korsi rada akan tetapi eskalator yang dipandang sebagai sarana selalu tidak berfungsi.
Sedangkan di stasiun tanah abang, sama sekali bagi disablitas yang menggunakan kursi roda bisa dikatakan hampir tidak mungkin bisa melewati karena banyaknya anak tangga, sehingga akhirnya untuk turun naik harus dibantu dengan petugas ataupun oleh para pengguna commuterline.
Jika memang serius untuk mengkonsider para kelompok disablititas sebagai salah satu pengguna jasa layanan publik, pastinya konstruksi bangunan sudah ramah terhadap kelompok disabilitas.
[caption id="attachment_411328" align="aligncenter" width="490" caption="Penyandang Disablititas dibantu Petugas untuk menuruni tangga di Stasiun Tanah Abang"][/caption]
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI