Mohon tunggu...
Tety Polmasari
Tety Polmasari Mohon Tunggu... Lainnya - ibu rumah tangga biasa dengan 3 dara cantik yang beranjak remaja
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, insyaallah tidak akan mengecewakan...

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Start Up Diajak Berkompetisi Ciptakan Solusi Tantangan di Industri FMCG

14 Oktober 2022   21:20 Diperbarui: 14 Oktober 2022   21:28 330
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber foto: kompas.com

Sebagaimana kita ketahui bisnis pada industri fast-moving consumer goods atau FMCG menjadi salah satu bisnis yang terdampak pandemi Covid-19. Meski demikian, industri FMCG mampu bertahan dalam ketidakpastian dan perubahan akibat pandemi.

Di sisi lain, kemajuan teknologi saat ini telah membuat industri, termasuk  FMCG harus beradaptasi dengan inovasi dan teknologi. Sebut saja inovasi dalam otomatisasi, rantai pasokan, keberlanjutan, hingga kecerdasan buatan (AI). Penguasaan teknologi menjadi kata kunci.

FMCG adalah perusahaan yang menjual produk secara cepat dengan harga produk yang relatif murah. Biasanya dikenal juga dengan sebutan perusahaan Consumer Packaged Good (CPG) yakni produk-produk yang memiliki kemasan.  

Menghadapi sejumlah tantang itu, Procter & Gamble (P&G) Indonesia pun "menantang" start-up, wirausahawan, korporasi, akademisi, dan organisasi yang terafiliasi dengan universitas, di bidang manufaktur dan digitalisasi untuk menciptakan solusi yang dihadapi industri FMCG.

Melalui program P&G SOLVE 2.0, mereka diajak mengikuti kompetisi inovasi untuk mencari dan menciptakan solusi nyata dalam memecahkan permasalahan bisnis di industri FMCG.

Saranathan Ramaswamy, Presiden Direktur P&G Indonesia mengatakan, Program P&G SOLVE adalah inisiatif P&G Indonesia  berkolaborasi dengan Angel Investment Network (ANGIN) Indonesia.

P&G SOLVE 2.0 bertema "Manufaktur dan Digitalisasi" ini adalah kelanjutan dari kompetisi sebelumnya yang digelar pada April 2022 dan telah diikuti oleh sekitar 140 partisipan.

Melalui edisi terbaru ini, P&G mengajak partisipan untuk mencari dan menciptakan solusi inovatif yang berkaitan dengan masalah di pabrik seperti manufaktur, mesin sentuh (touching machines), digitalisasi dan keberlanjutan (sustainability).

"Inovasi adalah bagian dari DNA P&G sejak lebih dari 180 tahun lalu. Kami percaya inovasi dapat membantu kami dalam mengatasi tantangan utama dalam industri FMCG, sehingga kami dapat terus memberikan dampak positif bagi konsumen dan masyarakat secara keseluruhan," katanya.

Pihaknya berharap program ini akan mampu menjawab tantangan bisnis. Terutama pada area yang berkaitan langsung dengan operasional pabrik kami.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun