Sebagaimana kita ketahui bisnis pada industri fast-moving consumer goods atau FMCG menjadi salah satu bisnis yang terdampak pandemi Covid-19. Meski demikian, industri FMCG mampu bertahan dalam ketidakpastian dan perubahan akibat pandemi.
Di sisi lain, kemajuan teknologi saat ini telah membuat industri, termasuk  FMCG harus beradaptasi dengan inovasi dan teknologi. Sebut saja inovasi dalam otomatisasi, rantai pasokan, keberlanjutan, hingga kecerdasan buatan (AI). Penguasaan teknologi menjadi kata kunci.
FMCG adalah perusahaan yang menjual produk secara cepat dengan harga produk yang relatif murah. Biasanya dikenal juga dengan sebutan perusahaan Consumer Packaged Good (CPG) yakni produk-produk yang memiliki kemasan. Â
Menghadapi sejumlah tantang itu, Procter & Gamble (P&G) Indonesia pun "menantang" start-up, wirausahawan, korporasi, akademisi, dan organisasi yang terafiliasi dengan universitas, di bidang manufaktur dan digitalisasi untuk menciptakan solusi yang dihadapi industri FMCG.
Melalui program P&G SOLVE 2.0, mereka diajak mengikuti kompetisi inovasi untuk mencari dan menciptakan solusi nyata dalam memecahkan permasalahan bisnis di industri FMCG.
Saranathan Ramaswamy, Presiden Direktur P&G Indonesia mengatakan, Program P&G SOLVE adalah inisiatif P&G Indonesia  berkolaborasi dengan Angel Investment Network (ANGIN) Indonesia.
P&G SOLVE 2.0 bertema "Manufaktur dan Digitalisasi" ini adalah kelanjutan dari kompetisi sebelumnya yang digelar pada April 2022 dan telah diikuti oleh sekitar 140 partisipan.
Melalui edisi terbaru ini, P&G mengajak partisipan untuk mencari dan menciptakan solusi inovatif yang berkaitan dengan masalah di pabrik seperti manufaktur, mesin sentuh (touching machines), digitalisasi dan keberlanjutan (sustainability).
"Inovasi adalah bagian dari DNA P&G sejak lebih dari 180 tahun lalu. Kami percaya inovasi dapat membantu kami dalam mengatasi tantangan utama dalam industri FMCG, sehingga kami dapat terus memberikan dampak positif bagi konsumen dan masyarakat secara keseluruhan," katanya.
Pihaknya berharap program ini akan mampu menjawab tantangan bisnis. Terutama pada area yang berkaitan langsung dengan operasional pabrik kami.