Jelas kan?
Begitu ya
Apa masih kurang bukti COVID19 layak jadi mahluk yang paling ditakuti?
Bahkan radikalisme dan terorisme pun menguap entah kemana
Kita semua bakal mati
Tentu saja kita pasti mati
Tidak semestinya kita takut mati
Karena mati adalah satu-satunya cara berjumpa Dia Sang Maha Kuasa
Jangan takutkan mati
Takutlah ketika kelak kau berdiri di hadapanNya
Kau ditanya
Kenapa kau timpakan setiap dan seluruh kematian pada Covid19?
Yang menggerakan tubuhnya pun tak mampu
Menafikan karunia Tuhan yang sudah dibekali kepada kita sejak lahir
Demi bergantung pada sesuatu yang rendah, obat-obatan, vaksin dan semisal
Apa yang terjadi pada Neutrophil, Mast Cell, Eonisinophils, Basophils, Dendritic Cells, Monocytes, Macrophage dan Natural Killer Cells kalian?
Apa yang terjadi pada TCell dan BCell kalian?
Kau apakan mereka semua?
Akan kah kau berkata
Karena atasanku menyuruh
Karena menteriku menyuruh
Karena presidenku menyuruh
Karena WHO menyuruh
Seperti yang kita semua dengar dan lihat saat ini
Semua sibuk berlindung di balik tameng kebenaran formil
Undang-undang, peraturan menteri, peraturan gubernur, keputusan menteri
Adalah amunisi pasukan pecandu kebenaran formil
Kelak kalian akan bersaksi atas diri kalian
Ketika anggota tubuh kalian bersaksi
Akan kebenaran materil
Saat itu betapa kalian berharap
Dijadikan tanah seperti anjing, babi, harimau, kucing, ular dan lain sebagainya
Kalian berharap bisa kembali ke dunia
Menegakkan kebenaran materil yang sudah kalian bunuh dan singkirkan setiap dan semua buktinya
Bertanggung jawab lah kalian
Ketika akal kalian akan disoal
Buntu diperintah nurani yang telah mati
Masih bisakah kalian melempar soal itu
Kepada sang algojo Covid19?
Dengan dalih akal budiku pun telah dia cemari
-Nela Dusan
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI