Mohon tunggu...
Naufal Eka Febrianto
Naufal Eka Febrianto Mohon Tunggu... Ahli Gizi - Mahasiswa

saya mempunyai hobi yaitu olahraga,di dalam olahraga ini menggambarkan diri saya ,bahwasannya saya orangnya senang berktifitas

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Latar Belakang Memilih Program Studi Pendidikan Agama Islam

4 November 2024   11:35 Diperbarui: 4 November 2024   11:36 24
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

LATAR BELAKANG DAN ALASAN MEMILIH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Naufal Eka Febrianto

Mahasiswa semester 1 Pendidikan Agama Islam UIN Jakarta

Alumni Pondok Pesantren AL-INAAYAH Rawa Kalong Gunung Sindur Bogor

Masih semangat kalian,tetap jaga Kesehatan,ya! “Mens sana in corpore sano”Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat serta tak lupa selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.saya akan melanjutkan pokok bahassan modul yang sebelumnya,masih berbicara tentang artikel dan opini yang saya buat sebagai subtema.

Tindakan dan alasan saya untuk memilih Program studi Pendidikan Agama Islam di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yaitu sebab kurangnya ilmu Pendidikan agama di dalam diri saya.Saya meyakini UIN Jakarta adalah salah satu Universitas Islam yang cocok sebagai wadah bagi para Mahasiswa yang kurang akan ilmu agama Islam.Bukan hanya sekedar itu saja tentang UIN Jakarta,melainkan UIN Jakarta ialah Universitas yang memiliki Bermacam-macam ribu karakter yang memiliki potensi untuk mengembangkan suatu Universitas.Saya sangat mengetahui tentang prospek bagaimana kedepannya para sarjana untuk melanjutnya karir nya di luar sana Ketika usai Wisuda.Ya,tidak akan jauh dari kegiatan Belajar serta mengajar yaitu sebagai Guru.Tantangan Kuliah di Program Studi PAI,Agus AP,Sebagaimana dikutip dari radarsemarang.id (Senin,22 Maret 2021| 13.50 WIB) Menganalisi bahwa Program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) memang menjadi favorit di beberapa kampus PTKIN maupun swasta.Hampir tidak pernah ada program studi PAI yang sepi dari peminat.calon mahasiswa memperebutkan kursi di program studi PAI berbagai kampus di Indonesia.

Hal tersebut memang sudah lumrah.Sesuai hukum ekonomi,program studi yang paling banyak peluang kerjanya,sudah pasti menjadi buruan mahasiswa.Lalu apakah program studi PAI memang mendatangkan peluang kerja yang luas?.Silahkan bisa dicek sendiri,kira-kira ada atau tidak sekolah yang tidak mengajarkan mata Pelajaran PAI di sekolah? Maytoritas sekolah di Indonesia baik dari Tingkat dasar (SD) sampai SMA/SMK pasti ada mata Pelajaran PAI.kalau di Madrasah seperti MI,MTS dan MA,sudah tidak perlu di tanyakan lagi.Mungkin hanya sekolah milik umat beragama di luar Islam yang tidak diikutkan dalam ujian nasional.

Sebenarnya masih bisa dimaklumi Ketika ada mahasiswa PAI yang ternyata tidak terlalu menguasai teori-teori yang termasuk dalam ruang lingkup PAI seperti fiqih,Aqidah,akhlak,Sejarah Islam,Alquran,dan hadist.Dibanding program studi lain,PAI adalah program sstudi yang paling luas ruang lingkupnya.Akibatnya,bisa dibilang cukup sulit melahirkan lulusan PAI yang benar-benar menguasai teori yang termasuk dalam ruang lingkup PAI secara mendalam.Materi yang mereka pahami biasanya hanya di permukaan,tidak sampai detail hingga ke akar-akar karena begitu luasnya lingkup PAI.

Ada beberapa latar belakang yang bisa menjadi alasan untuk memilih jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) di antaranya:

Minat pada agama Islam:Mahasiswa yang tertarik pada agama Islam dan ingin mempelajari lebih banyak tentang ajaran-ajarannya

Prospek kerja yang menjanjikan:Lulusan PAI memiliki kesempatan untuk menjadi guru atau pengajar agama Islam di Lembaga Pendidikan formal maupun non formal

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun