Indonesia adalah negara tanah air kita, negara kelahiran kita, negara tempat tumpah darah, negara yang merdeka pada 17 Agustus 1945 berkat perjuangan para pahlawan terdahulu.Â
Negara yang mempunyai pejuang -- pejuang tangguh demi merdekanya bangsa ini. Pejuang Indonesia terdahulu berusaha mempertahankan kesatuan juga kepemilikan tanah Indonesia dari para penjajah tanah juga sumber daya alam negara kita.Â
Perjuangan pahlawan terdahulu kita menjadikan kita hidup dalam keadaan merdeka dan tidak merasakan seperti dahulu kala. Indonesia juga memiliki kecantikan alam tersendiri juga sumber daya alamnya yang melimpah. Alasan itulah banyak penjajah yang ingin menjajah negara kita, negara Indonesia.
Indonesia disebut sebagai negara maritim karena letaknya yang geografis juga mempunyai garis pantai yang sangat panjang. Indonesia juga dijuluki sebagai negara kepulauan di Asia Tenggara, karena memiliki beberapa pulau. Indonesia juga merupakan negara yang dilitasi garis khatulistiwa.Â
Garis khatulistiwa adalah garis lintang dengan nilai 0 derajat yang membagi bumi menjadi dua (2) bagian, yaitu bagian belahan bumi utara dan selatan. Indonesia juga merupakan negara kepulauan terbesar. Luas total wilayah Indonesia sekitar7,81 juta km2, dengan 3,25 juta km2 luas lautan dan 2,55 adalah daratan.
Seperti data yang telah disebutkan, bahwasannya Indonesia disebut sebagai negara kepulauan maka didalamnya juga ada penduduk yang tinggal. Tingkat kepadatan Indonesia di negara G20 menurut databooks pada 24 Oktober 2023 berada di peringkat keempat dengan jumlah penduduk sebanyak 278,26 juta orang.Â
Membahas tentang negara G20, bahwasannya negara G20 adalah forum kerja sama multirateral yang terdiri dari 19 negara utama dan dari Uni Eropa (EU). G20 memiliki peran untuk mempresentasikan juga tempat berunding mencari solusi dari suatu masalah terkait populasi bumi, perdagangan global juga PDB dunia. PDB adalah singkatan dari Produk Dosmetik Bruto, atau dimaksud dengan nilai barang dan jasa yang diproduksi dalam jangka waktu tertentu.
 Negara Indonesia merupakan negara perjuangan nenek moyang kita juga sebagai tempat kelahiran kita. Menurut sejarawan Moh. Ali dalam sejarah Kebudayaan Indonesia menyebutkan bahwa nenek moyang Indoensia kemungkinan besar berasal dari pesisir di Asia Timur. Membahas tentang kelahiran, Tingkat kelahiran anak di Indonesia menyebabkan kepadatan penduduk itu sendiri.Â
Dalam data yang telah disebutkan bahwa ada sebanyak 278,26 juta orang yang tinggal di negara Indonesia. Tingkat kepadatan terbesar terdapat di pulau Jawa Indonesia. Tingakat kepadatan penduduk di Pulau Jawa sebanyak 1.171 jiwa per km2. Data tersebut merupakan Tingkat kepadatan terburuk dari rata-rata kepadatan nasional yang berada di angka 141 jiwa per km2. Data menyebutkan bahwasannya kepadatan penduduk di Pulau Jawa berkisar 8,3 kali lipat dari data nasional.
Berdasarkan hasil data bahwasannya ada ketidakmerataan penduduk di Indonesia. Pulau Jawa menjadi pulau di Indonesia yang penduduknya paling banyak karena adanya pusat ibukota, pusat pemerintahan juga pusat ekonomi terdapat didalamnya. Gedung - Gedung perkantoran, Gedung pemerintah, pusat perbelanjaan, tempat Pendidikan yang tersebar luas di Pulau Jawa. Pulau jawa juga menjadi jalur perdagangan dari berbagai pulau di Indonesia.Â
Maka dari itu Pulau Jawa menjadi pulau strategis di Indonesia. Berbeda dengan pulau lainnya Pulau Jawa memiliki presentase kependudukan sebesar 55,94%, sedangkan Pulau Sumatra dengan 21,73%, Pulau Sulawesi dengan 7,43%, Pulau Kalimantan dengan 6,13%, Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 5,57%.
Ketidak merataan penduduk tersebut mengakibatkan ketidak mertaan ekonomi juga pendidikan. Hal ini juga disebabkan karena kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan, Pembangunan yang tidak merata terhadap wilayah -- wilayah kecil, kualitas pengajar yang terbilang rendah juga fasilitas yang kurang dalam menunjang pendidikan di Indonesia.Â
Kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan menjadikan masyarakat Indonesia kurang dalam literasi membaca. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim bahwasannya penurunan poin yang dialami Indonesia tidak lebih buruk di banding dengan negara lain di dunia yang mengikuti PISA (Programme for International Student Assesment) atau suatu program studi internasional yang diikuti oleh kurang lebih 82 negara di seluruh dunia.
Seperti yang telah kita ketahui bahwa Jakarta yang identik dengan bangunan Monas (Monumen Nasional) adalah Ibu Kota kita saat ini. Jakarta telah menjadi Ibu Kota selama 50 tahun yaitu sejak tahun 1964. Setelah Merdeka, Jakarta menjadi ibu kota. Nama awal Jakarta adalah 'Jakarta Tokubetsushi' pada masa kependudukan Jepang di negara kita. Tetapi nama Jakarta juga pernah berganti nama menjadi Djakarta atas dasar untuk kebutuhan atau tindak lanjut proklamasi.
Masalah tentang ketidak merataan ekonomi, pendidikan, juga pembangunan adalah masalah yang saat ini terjadi di Indonesia. Oleh karena itu Presiden Jokowi menggagaskan perpindahan Ibukota ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan. Rencana ini bukanlah rencana baru, tetapi rencana pemindahan pusat ibu kota sudah ada sejak zaman Presiden Soekarno yang ingin memindahkan Ibukota ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Letak tempat dibangunnya Ibu Kota Negara (IKN) juga atas dasar pemikiran Presiden Soekarno saat itu. Presiden Soeharto juga mencetuskn gagasan yang sama agar dipindahkannya ibukota ke IKN. Tetapi saat tahun 2013, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak menyetujui dan tidak melanjutkan gagasan rencana ini tetapi tetap mempertahankan ibukota Jakartadan dalam teks yang diberikannya terdapat 2 (dua) opsi pilihan. Tetapi rencana ini digagaskan kembali oleh Presiden Joko Widodo untuk perpindahan Ibukota yang digagaskannya pada tahun 2019 lalu.
Pemindahan ini sudah resmi adanya. Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ini dimulai pada tahun 2022 lalu dan direncanakan akan selesai pada tahun 2045. Pembangunan bangunan Ibukota ke Kalimantan juga sudah ada progress 41% yang tercatat dari laporan progres pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.Â
Pembuatan undang-undang juga sudah di tetapkan. Penamaan IKN dan pembuatan logo juga sudah di tetapkan. Penamaan Ibukota ini menjadi IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara. Nama Nusantara juga logo ini sudah ditentukan yang terbaik dari hasil sayembara yang dilakukan Presiden Joko Widodo.
Makna Nusantara sendiri menurut Suharso mempunyai arti mengungkapkan realitas keindonesiaan. Karena Indonesia mempunyai letak geografis, Indonesia juga disebut negara kepulauan dan negara maritim. Nusantara sudah familiar dan tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Sebelum terpilihnya nama Nusantara, ada lain nama lain yang diajukan pada sayembara tersebut. Nama -- nama tersebut yaitu: Negara Jaya, Nusantara Jaya, Nusa Karya, Nusa Jaya, Pertinggi Pura, wana pura, dan juga Cakrawala Pura, dll. Total nama yang diajukan ada 80 nama lebih. Tetapi semua itu sudah ditentukan dan ditetakan bahwasannya nama Nusantara menjadi nama baru IKN atau Ibu Kota Negara yaitu IKN Nusantara.
Semua bangunan ibu kota dibangun kembali dan pusat pemerintahan, ekonomi,dll. pastinya akan berpindah ke IKN Kalimantan, seperti istana kepresidenan, gedung -- gedung pemerintahan dan bangunan - bangunan penunjang lainnya. Pemindahan warga juga akan terjadi, tetapi hanya aparatur sipil negara yang dipindahkan. Hal ini menjadikan pro dan kontra di masyarakat Indonesia.Â
Pemerintah akan memberikan fasilitas supaya para aparatur sipil negara mau berpindah tugas juga tempat tinggal ke Ibu Kota Negara (IKN) ini. Rencana pemindahan ini akan di mulai pada tahun 2024 ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Total Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ini mendapatkan anggaran sebesar 446 triliun rupiah. Anggaran ini didapat dari APBN juga usaha swasta juga KPBU.
Seperti yang dijelaskan tadi bahwasannya bangunan - bangunan pemerintahan juga akan berpindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ini. Hal ini juga menjadi pro dan kontra dikalangan masyarakat. Permasalahan mengenai bangunan pemerintahan di Jakarta mau diapakan jika pusat pemerintahan beserta gedungnya akan dipindah fungsinya ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ini. Bagaimana keadaan Gedung Istana Merdeka setelahnya? Bagaimana keadaan Gedung DPR setelahnya? Bagaimana keadaan semua Gedung Aparatur Sipil Negara selanjutnya? Hal ini belum ada rencana tindak lanjut. Apakah akan dibiarkan begitu saja dan menjadikan Gedung kosong di Jakarta?
Masalah ini seharusnya di bincangkan dan dimusyawarahkan oleh pemerintah dengan persetujuan dan juga musyawarah masyarakat di Indonesia khususnya Jakarta. Seharusnya Pembangunan ini harus ada revitalisasi bersama dengan mengikut sertakan ahli - ahli yang berpengalaman. Revitalisasi menurut Wikipedia adalah proses atau cara dan pembuatan untuk menghidupkan Kembali suatu hal yang sebelumnya terbedaya atau ditinggalkan.Â
Revitalisasi bangunan ini pasti memiliki banyak manfaat tersendiri. Misalnya Gedung DPR dengan arsitektur khasnya yaitu pada bagian atap yang mirip seperti cangkang kura - kura. Bisa saja kita merevitalisasi bangunan gedung DPR menjadi taman kota atau tempat bermain yang memilki perosotan besar diatasnya. Tetapi semua itu harus ada lisensi dan persetujuan kepala negara juga pemerintah.
Permasalahan juga terjadi pada saat Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ini. Beberapa masalahnya yaitu: pencemaran lingkungan, berkurangnya kualitas air, permasalahan limbah, terganggunya ekosistem dan keanekaragaman hayati. Tetapi hal ini diminimalisir terjadi oleh pemerintah kita.Â
Dengan membuat reboisasi kembali hutan -- hutan sekitar. Permasalahan juga ada yang terjadi oleh Masyarakat lokal mengenai bahasan pematokan lahan untuk kepentingan proyek. Ini termasuk dalam HAM atau Hak Asasi Manusia. Kejadian ini karena terjadinya ketiadaan musyawarah atau komunikasi terhadap Masyarakat lokal tentang pematokan lahan Pembangunan.Â
Menurut warga lokal menyebutkan bahwasannya pematokan lahan itu terjadi setelah diberikan atau tersebarnya surat edaran Pembangunan Ibu Kota Negra (IKN) Nusantara tersendiri. Tetapi perpindahan ibu kota negara ke Kalimantan juga memiliki manfaat tersendiri, yaitu: peningkatan ekonomi akan makin membaik, peningkatan standar Pendidikan dan yang lainnya.
Ada beberapa Tindakan yang harus dilaksanakan di Kalimantan Barat yaitu dengan membuat Kalimantan Barat menjadi pusat perdagangan dan bisnis, lalu mempercepat arus investasi, kemudian pembangunan jalan, lalu pengembangan tempat atau sektor pariwisata, lalu Pembangunan pusat industri juga peningkatan sumber daya manusia agar menciptakan kemajuan. IKN akan berdampak dalam ekonomi karena terjadinya pemerataan bangunan juga fasilitas lainnya.
Maka dari itu perlunya kesadaran atau adanya komunikasi tentang rencana lanjutan peninggalan pembangunan - pembangunan di pusat kota Jakarta. Apakah masalah ini mau ditinggalkan dan dibiarkan begitu saja? Atau akan ada rencana tindak lanjut?
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI