Mohon tunggu...
najwamazani
najwamazani Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa FISIP

Memasak, mendengarkan musik, bernyayi, menulis ceirta, bermain game

Selanjutnya

Tutup

Politik

Seluruh Fandom K-POP Bersatu di Depan Gedung Parlemen

18 Desember 2024   21:55 Diperbarui: 18 Desember 2024   21:02 25
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Anggota parlemen partai oposisi memegang lightstick

Anggota parlemen dari partai oposisi menunjukkan tekad pemakzulan presiden Yoon, dengan memegang lightstick sebagai pengganti lilin, Jumat (13/12). Seperti yang kita tahu bahwa Korea Selatan adalah industri terbesar yang menciptakan musik K-POP. Maka dari itu tidak heran jika banyak dari warganya memiliki lightstick dari berbagai grup K-POP.

Bisa dilihat sederet lightstick apa saja yang berada di tangan para anggota parlemen, diantaranya ada milik grup yang dinaungi oleh SM Entertainment yaitu EXO, NCT, SNSD, dan Super Junior, disusul oleh Newjeans, BTS, dan Seventeen grup naungan Hybe Corp. dan lainnya.

Anggota parlemen tersebut seakan menunjukkan kebanggaan mereka, sekaligus menunjukkan dukungan sebagai warga Korea Selatan terhadap industri musik pop di negara mereka. Berkembangnya musik K-POP di negara Korea Selatan tidak hanya hype dikalangan para remajanya saja, tetapi sudah masuk dikalangan orang-orang dewasa.

Seperti apa yang para anggota parlemen itu tunjukkan, mereka tidak segan-segan mengganti lilin dengan lightstick dari berbagai grup, mereka seperti fandom pendukung yang saling bersatu untuk memakzulkan presiden Yoon yang dikabarkan mengumumkan darurat militer beberapa pekan lalu.

Itu juga mengartikan bahwa anggota parlemen partai oposisi mendukung rakyat sepenuhnya untuk pemakzulan. Mereka bersatu untuk menyuarakan rakyatnya. Beberapa highlight yang muncul adalah lightstick yang menyala seperti menandakan harapan rakyat Korea Selatan. Pemakzulan Korea hari itu dianggap akan terkenang karena menghibur sekaligus mempengaruhi rakyatnya.

Setelah demo yang dilakukan warga Korea Selatan pada Sabtu (7/12) malam. Warga Korea Selatan kembali turun ke jalan untuk merayakan pemakzulan presiden Yoon yang diumumkan pada Sabtu (14/12) siang. Dengan hitungan 204 suara mendukung, 85 suara menolak, tiga abstain, dan delapan suara tidak.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun