Penasihat Kerajaan:"Tentu, Baginda. Kerajaan ini akan menjadi simbol kejayaan Nusantara. Segala perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan tidak akan sia-sia."
Raden Wijaya :(Ambil napas dalam)Â "Aku akan menobatkan diriku sebagai raja pertama Majapahit. Namaku akan tercatat dalam sejarah sebagai Kertarajasa Jayawardhana. Dengan kekuatan dan tekad, kita akan membawa Majapahit menuju puncak kejayaan."
Panglima Pasukan:"Di bawah panji-panji Majapahit, Baginda, kami siap untuk berjuang dan mempertahankan kerajaan ini. Musuh-musuh yang datang akan kita hadapi dengan gagah berani."
Raden Wijaya:(Kepalanya mengangguk mantap)"Kita tidak hanya akan kuat dalam perang, tetapi juga dalam diplomasi. Majapahit harus menjadi pusat seluruh Nusantara. Di masa depan, nama kerajaan ini akan dikenal di mana-mana, hingga ke pelosok negeri."
Penasihat Kerajaan:"Dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana, Baginda akan menjadi cahaya penerang bagi rakyat. Kebesaran Majapahit akan tumbuh di bawah kepemimpinan Baginda."
Raden Wijaya:"Majapahit ini akan melambangkan kekuatan dan persatuan. Tapi aku sadar, janji apapun kerajaan ini, segala sesuatu akan menemui akhirnya. Hanya kebesaran yang kita tinggalkan yang akan dikenang. Mari kita mulai babak baru dalam sejarah ini."
Panglima Pasukan dan Penasihat Kerajaan:"Hidup Raja Kertarajasa Jayawardhana! Hidup Majapahit!"
Raden Wijaya :(Tersenyum penuh keyakinan)"Semoga Nusantara selalu bersatu di bawah naungan kebesaran Majapahit."
Analisis Unsur Kebahasaan :
1. Kata kerja tindakan
Misalnya, "melarikan diri", "membuka hutan", "menyerang", yang menunjukkan tindakan dan peristiwa dalam cerita.