Mohon tunggu...
Naili Faizatis Syifa
Naili Faizatis Syifa Mohon Tunggu... Guru - Guru Bimbingan dan Konseling

Ibu dari 3 anak, guru bimbingan dan konseling

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Ada Apa dengan "Caca Si Mekar Belia"

1 Oktober 2024   20:12 Diperbarui: 1 Oktober 2024   20:14 51
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sedih, pasti perasaan itu yang akan muncul dalam benak kita ketika mendengar atau membaca berita tentang murid yang berani dan melawan guru atau anak yang berani melawan bahkan sampai membunuh orang tuanya. Entah apa yang ada dalam benak mereka ketika melakukan itu padahal orang tua dan guru adalah sosok yang harusnya dihormati dan disegani oleh mereka. Sungguh sangat miris dan memprihatinkan. Dari kejadian-kejadian tersebut, sudah sepatutnya menjadi tugas orang tua dan guru untuk membantu menumbuhkan karakter berakhlak mulia kepada anak dan murid agar bisa menghormati dan menghargai orang yang lebih tua. 

Sebagai guru bimbingan dan konseling, penulis melakukan praktik baik yang diharapkan bisa membantu dalam menumbuhkan karakter siswa dengan kegiatan yang menyenangkan dan disesuaikan dengan kodrat zaman yaitu menggunakan digital. pada kegiatan praktik baik ini penulis memberikan challange kepada siswa dengan melakukan kegiatan yang diharapkan nantinya bisa menjadi pembiasaan aktifitas harian dan menumbuhkan akhlak mulia. beberapa challange yang penulis berikan seperti berpamitan dengan orang tua, bercanda dengan orang tua, membantu orang tua, memeluk orang tua dan masih banyak lagi.

Dari challange tersebut siswa yang awalnya merasakan berat melaksanakannya lama-lama menikmati dan mulai mereka terapkan pada aktifitas sehari-hari. selain itu penulis juga mencoba menumbuhkan keakraban antar siswa dengan melakukan kolaborasi mendesain foto atau video menggunakan aplikasi Canva dan AI. 

Praktik baik yang sederhana ternyata berdampak tidak hanya pada diri siswa tetapi juga pada orang tua, guru dan lingkungan sekitar. sesuatu yang awalnya terpaksa menjadi terbiasa. bahagia tak terkira melihat anak-anak menjadi lebih dekat dengan orang tua, guru, keluarga dan lingkungan sekitar. 

harapannya semoga praktik baik ini dapat bermanfaat dan berdampak bagi generasi kita ke depan.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun