Mohon tunggu...
Mutiara Margaretha Yaletha
Mutiara Margaretha Yaletha Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - makhluk hidup yang menempati sepetak tanah

be myself and here i am •.• kawasan bebas polusi

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Memahami Metode Penelitian dan Pendekatannya

17 September 2024   20:41 Diperbarui: 17 September 2024   20:47 120
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Koleksi pribadi diolah melalui Canva

Metodologi penelitian berasal dari kata "metode," yang berarti cara yang tepat untuk melaksanakan suatu tugas, dan "logos," yang berarti ilmu atau pengetahuan. Dengan demikian, metodologi mengacu pada cara melakukan sesuatu dengan pemikiran yang mendalam untuk mencapai tujuan tertentu.

Sementara itu, penelitian merupakan kegiatan yang meliputi pencarian, pencatatan, perumusan, analisis, dan penyusunan laporan. Menurut Sutrisno Hadi, penelitian didefinisikan sebagai upaya untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa metodologi penelitian adalah cabang ilmu yang membahas cara-cara melaksanakan penelitian berdasarkan fakta-fakta ilmiah. Hasrat manusia untuk mengetahui sesuatu akan terpenuhi ketika ia mendapatkan pengetahuan yang benar. Pengetahuan yang benar dapat dicapai baik melalui pendekatan ilmiah maupun non-ilmiah.

Pendekatan ilmiah meliputi:

  1. Skeptisisme
  2. Analisis
  3. Kritik

Pendekatan ilmiah cenderung menghasilkan kesimpulan yang konsisten bagi setiap individu karena pendekatan ini tidak dipengaruhi oleh keyakinan pribadi, bias, atau perasaan. Kesimpulannya bersifat objektif, dan pendekatan ilmiah berusaha untuk mencapai kebenaran ilmiah yang dapat diuji oleh siapa saja yang ingin mengujinya.

Sementara pendekatan non-ilmiah mencakup:

  1. Akal sehat
  2. Prasangka
  3. Otoritas ilmiah dan kewibawaan
  4. Penemuan kebetulan dan coba-coba
  5. Pendekatan intuitif

Pendekatan non-ilmiah seringkali dipengaruhi oleh faktor-faktor subjektif dan tidak selalu menghasilkan kesimpulan yang dapat diandalkan secara konsisten. Misalnya, akal sehat atau common sense mungkin tidak selalu didasarkan pada bukti yang kuat, dan prasangka pribadi dapat mengarahkan individu pada kesimpulan yang bias. Otoritas ilmiah dan kewibawaan mungkin memberikan informasi yang valid, tetapi tidak selalu menjamin kebenaran jika tidak didukung oleh data dan metode yang rigor. Penemuan kebetulan dan coba-coba sering kali bersifat acak dan tidak sistematis, sementara pendekatan intuitif atau dorongan hati tidak selalu didasarkan pada logika yang jelas atau bukti empiris. Dengan kata lain, pendekatan non-ilmiah dapat memberikan wawasan tetapi sering kali tidak memberikan dasar yang cukup kuat untuk menyimpulkan kebenaran yang dapat diterima secara umum.

Manfaat dari metodologi penelitian adalah:

  1. Membantu menyusun laporan, tulisan, atau karya ilmiah seperti paper, skripsi, tesis, atau disertasi.
  2. Memahami pentingnya riset, sehingga keputusan yang diambil dapat dipertimbangkan dan diatur dengan baik.
  3. Menilai hasil penelitian yang sudah ada, yaitu mengukur sejauh mana hasil penelitian tersebut dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Berkat hasrat ingin tahu yang dimiliki manusia sejak kecil dan berkembang seiring dengan masalah yang dihadapi, penelitian terus berkembang. Penelitian yang baik biasanya memiliki nilai netralitas emosional, keterbukaan, dan ketegasan. Pentingnya metodologi penelitian terletak pada kemampuannya untuk membantu dalam penyusunan karya ilmiah, menilai hasil penelitian, dan memandu pengambilan keputusan yang berdasar. Dengan mengembangkan dan menerapkan metodologi yang tepat, kita dapat memenuhi hasrat ingin tahu manusia dan mencapai pengetahuan yang lebih akurat serta bermanfaat untuk berbagai aspek kehidupan.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun