Jarak sekitar 60 km dari Hanoi, ditempuh dalam 1 jam lebih itu terbayar sudah. Course ini adalah satu master piece karya Nick Faldo. Course yang unik dan menantang.
Perbukitan menghijau mengelilingi. Di pertemuan  lereng - lereng bukit itu adalah danau dengan permukaannya yang bening dan tenang. Bak ngujiwatnya paras putri Solo.
Di penghujung musim bunga ini, Thanh Lanh masih ditebari kembang - kembang  berwarna kuning. Membikin suasana course ini semarak ceria.
Rancangan Nick berhasil memadukan barisan perbukitan, danau, rumput premium, kuil misterius di atas bukit, club house klasik yang ikonik dan par - par 3 yang mendebarkan menjadi kesatuan harmoni padang golf menawan.
Rasanya tak akan menolak, kalau suatu saat ada yang ngajak untuk bermain lagi di sini.
2) Halong Bay
Jeda satu hari sebelum permainan golf berikutnya, seharian kami pelancongan ke teluk spektakuler itu.
Diperlukan tempo sekitar 3,5 jam naik bus, dari Hanoi menuju Halong Bay. Namun perjalanan serasa singkat. Saat berangkat mampir terlebih dulu di souvenir shop sangat besar. Outlet yang menjual berbagai kerajinan produk Vietnam. Juga mampir di sentra mutiara. Di situ pengunjung bisa melihat peragaam cara membuat mutiara.
Kemudian waktu pulang dari Halong, sepanjang perjalanan kami karaokean di dalam bus. Perjalanan terasa lebih cepat sampai ibukota.
Kalau kita pernah ke Raja Ampat, bisa dibilang pulau bukit - bukit kapur di Papua itu seperti miniaturnya Halong Bay.