Mohon tunggu...
Muharika Adi Wiraputra
Muharika Adi Wiraputra Mohon Tunggu... Lainnya - Penggiat Sejarah

memayu hayuning bawana

Selanjutnya

Tutup

Diary

Hobi Menatap Langit

7 Februari 2025   00:06 Diperbarui: 7 Februari 2025   00:06 1132
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Selamat Pagi, Selamat Siang, Selamat Sore, Selamat Malam

Apakah lazim memiliki hobi menikmati langit?

Apakah ada yang sama merasakan hal yang sama, berhenti sejenak hanya untuk menatap langit, mencari bentuk awan atau membiarkan pikirannya melayang saat melihat bintang-bintang?

Aku tak tahu pasti, tapi bagi diriku, langit selalu punya cara untuk menenangkan dan menginspirasi.

Ada sesuatu tentang langit yang selalu membuatku berhenti.

Entah saat senja merayap perlahan dengan semburat jingga yang hangat atau ketika malam menghamparkan bintang-bintang seperti rahasia yang menunggu ditemukan.

Sejak kecil, aku teringat waktu pertama kali sadar hidup sebagai manusia di dunia ini aku pun, bertanya kepada Ibu "apa bentuk awan itu?" meski belum benar-benar paham saat itu, hanya merasa ada sesuatu yang ingin kuketahui.

Mencari bentuk, mencari makna, atau sekadar tenggelam dalam luasnya yang tak berbatas.

Ibu tersenyum dan berkata "awan bisa jadi apa saja yang kamu lihat" dan sejak saat itu, aku, mulai melihat lebih banyak, bukan hanya bentuk awan, tetapi juga cerita yang dibisikkanya.

Senja datang dengan tenangnya, seolah-olah dunia sedang mengambil napas panjang sebelum tenggelam dalam gelap.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun