Tugas manusia yang diciptakan di dunia adalah untuk menyembah Allah SWT. Tugas ini juga diberikan kepada bangsa-bangsa lain, sebagaimana diuraikan dalam Surat Adz Dzyaariat ayat 56.
Tidaklah aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaku.
Allahpun menyediakan semua kebutuhan manusia dalam hidupnya. Namun, orang diminta berdoa kepada Allah. Seperti janji Allah dalam Surat al-Baqoroh ayat 186.
Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-ku.
Ada kalanya doa dapat dijawab dengan cepat. Namun, ada kalanya kita harus menunggu lama karena doa kita belum terjawab oleh Allah SWT.
Jika doa kita belum terjawab mungkin banyak kesalah-kesalah yang telah kita lupakan (tak kita sadari) diantara lain
1. Kita mengetahui Allah tapi kita tidak menaatinya
2. Kita mengetahui Rasulullah tapi kita tidak mengikuti sunnahnya
3. Kita mengetahui Al-Quran tapi kita belum mengamalkannya
4. Kita menikmati nikmat Allah tapi kita belum melampiaskan rasa syukur kepadanya
5. Kita mengetahui syurga tapi kita belum mengharapkannya
6. Kita mengetahui neraka tapi kita belum menjauhinya
7. Kita mengetahui setan tapi kita belum memeranginya
8. Kita mengetahui kematian tapi kita belum mempersiapkannya
9. Kita menguburkan mayyit tapi kita tidak mengambil pelajaran (Hikmah) darinya
10. kita melupakan aib-aib kita sedangkan kita sibuk dengan aib orang lain. (Lihat: Qashash ash-Shalihin, Karya: Dr. Musthafa Murad, Hlm: 56-57, Penerbit: Dar al-Fajr.Â
Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah SAW bersabda,
 "sesungguhnya Allah itu baik dan hanya menerima yang baik. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang mukmin segala apa yang diperintahkan kepada para rasul-NyaÂ
Allah berfirman : Wahai para Rasul makanlah kalian dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amalan shalih. '(Al-Mukminun:51) Allah juga berfirman, 'Wahai orang-orang yang beriman makananlah kalian dari makanan yang baik-baik yang kami rezekikan kepada kalian.'(Al-Baqarah:172).
Lalu Rasulullah bercerita tentang seseorang lelaki yang menempuh perjalanan jauh, hingga rambutnya kusut dan kotor. Ia lalu mengangkat kedua tanganya ke langit (seraya berdoa), 'Ya Rabb, ya Rabb,'Sedangkan makananya haram,minumanya haram,pakaiannya haram dan ia kenyang dengan barang haram, maka bagaimana mungkin doanya dikabulkan?" (Lihat: Terjemah Hadits Arba'in An-Nawawi, Karya: Imam An-Nawawi, hlm: 21)
Pelajaran yang bisa kita ambil dari Hadits di atas antara lain
1. Allah tidak menerima kecualai sesuatu yang baik, maka siapa yang bersedekah dengan barang yang haram tidak akan diterima.
2. sesuatu yang disebut baik adalah sesuatu yang dinilai baik disisi Allah.
3. berlarut-larut dalam perbuatan haram akan menghalangi seseorang terkabulnya doa
4. Makanan barang haram dapat merusak amal dan menjadi penghalang diterimanya amal perbuatan
Mungkin itu hal sepele yang sering kita lakukan, padahal hakikatnya itu adalah problem utama yang membuat doa kita belum terkabulkan,
Lantas bagaimana agar doa kita dapat terkabulkan ?
 Sahlu bin abdillah At-tastari berkata syarat-syarat terkabulnya doa itu ada 6 yaitu :
1. Berdoalah dengan kerendahan hati
2.berharap agar doa kita di kabulkan
3.istiqomah dalam berdoa
4.kusyuk dalam berdoa
5.untuk umum, dalam sela-sela doa ada kata (fi jamil'il muslimin wa muslimat)
6.makan lah makanan yang halal. (Lihat: Qashash ash-Shalihin, Karya: Dr. Musthafa Murad, Hlm: 57, Penerbit: Dar al-Fajr. Kairo. 2013 M).
Dan balasan dari doa yang belum di jawab Allah ada beberapa hikmah.Â
1. seperti akan di jawab di akhirat sebagai tambahan amalan.
2. Akan Allah ganti yang lebih baik, dengan dijauhkan dari madharatÂ
Sumber:
1. Buku: Qishash ash-Shalihin, Karya: Dr. Musthafa Murad, Penerbit: Dar al-Fajr. Kairo. 2013 M.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI