Keren rasaku foto ini. Jadi muncul banyak filosofi dalam kepala, pun tentang hubungan makanan (status gizi) terhadap perkembangan akademik (prestasi belajar) anak.
Kecerdasan kognitif seseorang erat kaitannya dengan status gizi seseorang (Hardinsyah, 2007:8). Gizi kurang dapat mengganggu motivasi anak, kemampuannya untuk berkonsentrasi dan kesanggupannya untuk belajar. Hal tsb tentu akan mempengaruhi prestasi belajar anak (Berg, 1985:149).
Mungkin saya pribadi bukan anak yg dibesarkan dengan status gizi yang lengkap atau seimbang karena berasal dari keluarga yang perekonomiannya kurang, tetapi puji Tuhan selalu berprestasi pada zamannya (karena ada juga zaman tidak berprestasinya wkwkwk). Artinya, ada faktor lain yang tentu mempengaruhi prestasi selain status gizi.
Menurut Slameto (2003:5-7) faktor yg memengaruhi prestasi belajar ada 2 yaitu faktor intern (jasmani, psikologis dan kelelahan) sedangkan faktor ekstern (lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat).
Akhir kata, saddok molo ikkan solar ditutung massai tabo ma ningon alai unang ma nian las tiap ari ate, asa lakku deba ikkan ni akka paralong-along na ro tu huta i.
Selamat beraktivitas ma tutu, nga boi be mangan siang .
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI