Bahkan di Jakarta anak-anak STM menunjukkan solidaritasnya pada abang-abang mahasiswanya dengan menggeruduk Gedung DPR sehari setelah demonstrasi mahasiswa.
Biarlah mahasiswa atau pelajar membuat sejarah dan masterpiecenya sendiri akan demonstrasi di masing-masing era. Tidak perlu ditentang atau dihalang-halangi selagi objektivitas mahasiswa maupun pelajar tetap terjaga.Â
Justru hal itu adalah alat kontrol yang sangat efektif bagi legislatif (wakil rakyat) maupun eksekutif tentang seberapa peka mereka akan aspirasi rakyatnya.Â
Saya yakin aspirasi mahasiswa dalam demonstrasinya adalah aspirasi mayoritas rakyat Indonesia. Kalau kemudian DPR dan Pemerintah memilih berbeda dengan rakyat, sebenarnya mereka itu bekerja untuk siapa?
MRR, Bks-27/09/2019
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI