TAUBAT DALAM PERSPEKTIF AL-QUR'AN
abstract
Artikel ini membahas taubat dalam perspektif al-qur,an. kata tabat beserta devinisinya dalam al-qur'an berulang sebanyak 85 kali dala al-qur'an taubat berarti kembali kepada allah dengan segala ketundukan dan berjanji tidak akan melakukan hal-hal yang dilarang olehnya taubat dilakukan setelah orang melakukan dosa/ma'siat. lebih lanjut, taubat dilakukan sebagai suatu kewajiban dan sarana pendekatan diri kepada allah sebagai realisasi keimanan terhadapnya .
PENDAHULUAN
Dosa sbagaimana digambarkan oleh Rasulullah ibarat noda hitam di dalam hati. kian banyak noda hitam dalam hati,maka hati bisa menjadi hitam legam dan kelam. bukan hanya redup, tapi gelap. cahayanya tertutup oleh titik-titik noda yang menjadikannya tak mampu lagi memandang dan menimbang kebenaran.bila seseorang melepaskan diri dari dosanya,memohon ampun dan bertobat,hatinya akan cemerlang seperti semula. tapi bila ia mengulangi perbuatan dosa, maka noda hitam itu akan bertambah hingga meliputi hatinya (Nursani,2005:81)
MAKNA TUBAT
Kata tubat berasal dari bahasa Arab taubah yang merupakan bentuk masdar dari fi'il sulasi mujarrad,taba,yatubu,taubah.kata tersebut berakar dari huruf ta - wau - dan ba yang memiliki makna dasar al-ruj' (kembali).
secara leksikal taubah berarti" al ruj' -u min al-zanbi " (kembali dari perbuatan dosa) misalnya "wa taba ilallahiyat-bu matabantaubatan" bermakna "anaba wal raja'a anil ma'siyat ila al-tha'ah" (telah kembali dari maksiat menuju ketaatan). kata tersebutjuga berarti "al-nadm" (menyesal) setiap orang yang menysali perbuatannya disebut bertaubat (Ibn Mandzur,1972:90)
Dengan demikian, secara keksikal taubat berarti kembali. Yakni, kembaki kepada allah dengan penuh ketaatan dan ketundukan, serta meninggalkan larangan-nya. selain itu, taubat menyesali. yakni menyesali perbuatan yang telah dilakukan seseorang karena ia menyadari bahwa perbuatan itu adalah bertentangan dengan kehendak dan keridaan Allah swt. perintah taubat dalam al-qu'an dengan memakai kata fi'il amr berulang kali sebanyak 8 kali yaitu pada Q.S 2:34 dan 128:. 11:3,52,61 dan 90.24:31 Dan 66:8
PINTU TAUBAT
Jika Allah tawwab (Maha penerima taubat). pertanyaan adalah, sampai kapan allah menerima taubat hambanya. jika jika ditelusuri dengan seksama jaawaban al-quran mengenai hal tersebut, ,maka dapat disimpilkan bahwa pintu rahmat dan pintu ampunan bagi hambanya tetep terbuka ; pertama, hamba tersebut melihat balasan atas dosa dan kesalahannya di dunia. kedua, hamba melihat balasan atas dosa dan kesalahannya di akhirat.pintu taubat sudah tertutup, jika telah datang azab dan laknat allah di dunia, yaitu ketika seseorang telah menyaksikan bencana yang menimpanya (Q.S 40:84-85 dan Q.S 10:90-91). surah 40 ayat 84-85,berbicara tentang peristiwa yang menimpa umat terdahulu. mereka bertobat tatkala menyaksikan azab yang datang kepada mereka. mereka baru sadar dan menyatakan keimamannya,saat balasan atas dosa atau kesalahan menimpa mereka. Namun, pintu taubat bagi sudah tertutup. sedang surah 10 ayat 90-91 menceritakan kisah fir'aun yang baru sadar dan beriman, Bertibat dan menyesal, ketika dia sudah tak kuasa lagi, lari dan mengelak dari siksa-nya, di saat-saat menjelang kematiannya didalam lautan yang ganas. namun,ia sudah terlambat, pintu tobat telah tertutup baginya. Sejalan dengan itu, Rasulullah bersabda "sesungguhnya allah menerima taubat hamba-nya sebelum rohnya tiba di tenggorokannya"