Mohon tunggu...
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei Mohon Tunggu... Guru - Menerobos Masa Depan

Kepala SMP Negeri 52 Jakarta. Pengagum Gus Dur, Syafii Maarif, dan Mustofa Bisri. Penerima Adi Karya IKAPI tahun 2000 untuk buku novel anaknya yang berjudul "Bukan Sekadar Basa Basi".

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Jendela

21 Februari 2021   08:31 Diperbarui: 21 Februari 2021   08:33 181
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Lucu banget senja yang terburu buru masuk ketika aku hendak menutup jendela

Lalu ia terburu buru juga menceritakan nasibnya yang beberapa hari ini dicuekin pacarnya

"Pantesan kamu terlihat murung, dan meluncurkan bulir bulir bening air mata. "

Lalu dia terburu buru ingin menikah saja daripada disakiti mulu setiap hari

"Emang kalo sudah menjadi suami tak bisa menyakiti lebih keji? "

Lalu ia terburu buru pergi, katanya mau ketemu pacar barunya yang ngajak makan malam sebelum pagi

Aduh, malam di luar jendela sudah mulai hamil dan menuduh sore telah berselingkuh dengan suaminya

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun