Mohon tunggu...
Itsna Miranti Dina Suryani
Itsna Miranti Dina Suryani Mohon Tunggu... Mahasiswa - Biasa dipanggil Dina

Nama saya Dina. Umur saya 19 tahun tinggal di Kab.Gresik dan saat ini saya seorang mahasiswi di prodi S1 Farmasi di Universitas Muhammadiyah Malang.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Kebiasaan yang Menentukan Keberhasilan Hidup

25 November 2021   22:01 Diperbarui: 25 November 2021   22:06 52
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Judul buku: The Key Habits
Penulis: Ardi Darmawan
Penerbit: Andaliman Books
Tahun terbit: 2021
Jumlah halaman: 212 halaman
Harga buku: Rp.55.000
Peresensi: Itsna Miranti Dina S/270/Farmasi F                                                                                                                                                                                   Guru pembimbing: Dr. Daroe Iswatiningsih, M.Si.

Buku tersebut berjudul The Key Habits dan  merupakan karya Ardi Darmawan. Ia lulus dari Jurusan Sastra Inggris di Universitas Diponegoro, Semarang. Menjabat sebagai editor di industri penerbitan buku selama tiga tahun, juga sebagai penulis Tempo Media Group dan telah berpartisipasi dalam banyak pembuatan artikel majalah, seperti Majalah Tempo, Travelounge (PT Angkasa Putra II), Info Desa (Kementerian Desa PDTT) dan Jalur Jawa (Pemprov Jabar). 

Selain itu, beberapa buku telah diterbitkan, antara lain Jago MDain Rubik from Zero (Wahyu Media, 2010), 1000++ Pengetahuan Paling Menjijikkan di Dunia (Wahyu Media, 2013), Buku Bahasa Inggris The 'Gaul' (Lintas Kata, 2014). Perjalanan masa kecil ke Indonesia, suka duka Gojek dan mengabdi kepada negara (Andaliman Buku, 2020). Kini, pria kelahiran Salatiga, 6 Maret 1986 ini bekerja sebagai editor eksekutif di Grup Penerbitan Buku Andaliman.

Ada seribu satu cara untuk mencapai tujuan hidup. Orang sering mengikuti kegiatan yang dianggap efektif, seperti mengikuti kursus singkat, mengikuti seminar, atau  menerima program pelatihan ekstrem suatu  pekerjaan. Tapi banyak yang gagal, mereka yang gagal biasanya tidak memahami esensi di balik tindakan yang diambil. 

Kursus, seminar, dan latihan hanya dangkal. Ketiganya telah memunculkan kebiasaan yang kita kenal. Buku ini menjelaskan esensi ini. Pertama-tama, kita harus mengenali kebiasaan kerja. Dari sini kita akan mengerti mengapa hasil yang berbeda terjadi di tempat dan latihan yang sama. Selain itu, buku ini mengajak kita untuk membuang kebiasaan buruk. Seperti begadang, malas, bermain-main, dan lain-lain.

Umumnya orang menyadari bahwa apa yang dilakukannya bersifat negative. Namun, ia tetap melakukannya karena memang sulit menghentikannya. Mereka bukannya tak mau berhenti, melainkan mengalami kesulitan yang luar biasa untuk berhenti. Sebagian akhirnya benar-benar terlepas dari berbagai macam kecanduan hanya dengan berbekal tekad yang kuat. Namun, sebagian lagi tidak pernah bisa benar-benar berhenti, sekuat apa pun mereka mencoba. Ini karena masing-masing orang memiliki kondisi otak dan latar belakang pengalaman yang berbeda-beda. Orang-orang yang gagal mengubah kebiasaan meski sudah memiliki tekad baja biasanya melakukan kesalahan.

Buku ini terdiri dari 3 bagian diawali dengan menjelaskan salah satu cara yang paling efektif untuk meraih keberhasilan hidup, yaitu dengan menerapkan kebiasaan yang tepat. Buku ini menjelaskan cara mengenali dan membentuk kebiasaan melalui tiga langkah konkret, yaitu memahami cara kerja kebiasaan, mengubah kebiasaan buruk, dan merancang penerapan kebiasaan untuk meraih tujuan tertentu. Setiap langkah dilengkapi contoh konkret dan kisah nyata dari orang-orang yang pernah mengalaminya. Ini menunjukkan bahwa keberhasilan tidak dihasilkan oleh satu tindakan saja, melainkan kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang.

Banyak cara untuk meraih keberhasilan. Salah satu yang paling efektif adalah menerapkan kebiasaan yang tepat. Buku ini menjelaskan cara mengenali dan membentuk kebiasaan melalui tiga langkah konkret. Pertama, memahami cara kerja kebiasaan. Dari sini kita akan mengerti mengapa ada orang yang skill-nya biasa saja, tetapi ada yang sangat ahli di bidangnya. Kedua, mengubah kebiasaan buruk, dari kecanduan gim,ponografi, belanja, minuman keras, sampai berjudi. Ketiga, merancang penerapan kebiasaan untuk mencapai tujuan tertentu, misalnya menjadi atlet berprestasi, pengusaha sukses, atau pekerja kreatif.

Buku yang memiliki tebal 212 halaman ini terdiri atas tiga bagian. Bagian pertama berjudul "Bagaimana cara kerja kebiasaan?". Pada bab ini penulis memberikan penjelasan mengenai stimulus dan ganjaran,prinsip perubahan 1% dan identitas x kebiasaan. Kemudian di paparkan bagaimana teknik seseorang dalam cara kerja kebiasaan. Bab ini ditutup dengan bagian 'kunci untuk menciptakan identitas'. Di dalamnya Ardi Darmawan memberikan fakta bahwa:

" Lihatlah betapa kuat identitas yang ia ciptakan ketika kecil dulu terhadap kebiasaan-kebiasaan dan keputusan-keputusandi sepanjang hidupnya.semakin lama, kebiasaan rowling terus ter-asah dan mejadi semakin baik. Tidak hanya dari teknik penulisan. j.k.rowling terutama terkenal dari segi imajinasinya. Ia mampu menghadirkan makhluk-makhluk aneh yang tidak pernah terpikirkan oleh orang lain. Kebiasaan berimajinasi dan menulis ini membawa rowling ke jalur yang tepat, yaitu menjadi seorang penulis seperti yang dahulu ia cita-citakan."

Selanjutnya, ada bagian kedua yang berjudul "Bagaimana mengubah kebiasaan buruk?". Pada bagian ini penulis memberikan gambaran tentang orang-orang yang mengalami kecanduan alcohol, narkoba, dan judi pun awalnya mungkin hanya ditraktir oleh teman atau iseng mencoba. Karena mereka menganggap aktivitasnya bisa menciptakan kepuasan batin dan jasmani, rutinitas mulai terbentuk. Tanpa mereka sadari, kegiatan iseng-iseng itu menjadi suatu kebutuhan yang memenjarakan dirinya selama bertahun-tahun.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun